Program Eco Waste Dorong Desa Kelola Sampah Bernilai Ekonomi

  • 25 Jul 2026 20:58 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Grup 1 Kopassus meluncurkan Program Eco Waste sebagai langkah strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah berkelanjutan.
  • Program ini diinisiasi langsung oleh Komandan Grup 1 Kopassus, Brigjen TNI Raden Nasharul Fathurrohman, sebagai komitmen TNI terhadap pengelolaan lingkungan.
  • Program Eco Waste dirancang untuk menciptakan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, produktif, dan bernilai ekonomi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Grup 1 Kopassus meluncurkan Program Eco Waste Grup 1 Kopassus sebagai langkah strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Program ini diinisiasi langsung oleh Komandan Grup 1 Kopassus, Brigjen TNI Raden Nasharul Fathurrohman, menjadi wujud komitmen TNI dalam mendorong sinergi bersama pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, produktif, dan bernilai ekonomi.

Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan yang disampaikan Dansatgas Sampah Grup 1 Kopassus, Letkol Inf Tomy Hakim Gunawan. Dalam laporannya, ia memaparkan kesiapan pelaksanaan Program Eco Waste sebagai upaya membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Program Eco Waste dirancang untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan, mulai dari edukasi, pemilahan sampah, hingga pemanfaatan teknologi dan konsep ekonomi sirkular,” ujar Tomy melalui keterangan tertulis, Sabtu, 25 Juli 2026.

Selanjutnya, kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf Dhanang Agus Setiawan, S.E., M.Si. Ia menegaskan komitmen Grup 1 Kopassus dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Program Eco Waste merupakan bentuk komitmen Grup 1 Kopassus dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat,” kata Dhanang.

Peluncuran program tersebut sekaligus menandai dimulainya Lomba Eco Waste yang diikuti desa-desa di wilayah Serang.

“Sinergi ini diharapkan mampu membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Dhanang.

Melalui kompetisi ini, setiap desa didorong menghadirkan berbagai inovasi pengelolaan sampah, seperti budidaya maggot, peternakan ayam, pembuatan komposter, pemanfaatan rocket stove, hingga pengembangan bank sampah digital.

Berbagai inovasi tersebut diharapkan mampu mengurangi timbunan sampah sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, sehingga sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, tetapi sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

Sebagai bagian dari implementasi program, Grup 1 Kopassus juga membangun Workshop Eco Waste yang akan difungsikan sebagai pusat edukasi dan pelatihan. Fasilitas ini mendukung penerapan sistem pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Program Eco Waste Grup 1 Kopassus mengusung tema “Desa Tangguh, Lingkungan Lestari, Indonesia Berdikari.” Melalui program ini, Grup 1 Kopassus berharap gerakan pengelolaan sampah berbasis kolaborasi dapat menjadi inspirasi bagi semakin banyak pihak untuk berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan, karena lingkungan yang bersih hanya dapat terwujud melalui kepedulian, kolaborasi, dan aksi nyata yang dilakukan secara bersama-sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....