Gubernur Pramono Prioritaskan Renovasi-Rehabilitasi 11 Sekolah Rusak Tahun Ini
- 25 Jul 2026 13:34 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Gubernur Jakarta Pramono Anung memprioritaskan 11 sekolah untuk direnovasi dan direhabilitas pada tahun ini dengan alokasi anggaran terbatas.
- Rencana awal revitalisasi 22 sekolah dipangkas menjadi 7 sekolah prioritas akibat pemotongan Dana Bagi Hasil oleh pemerintah pusat.
- Dinas Pendidikan DKI Jakarta melaporkan 4 sekolah tambahan dengan kondisi mendesak yang ditambahkan ke dalam daftar renovasi tahun ini.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memprioritaskan 11 sekolah rusak akan segera direnovasi dan direhabilitas pada tahun ini. Ia menjelaskan, semula Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan revitalisasi dan rehabilitasi pada 22 sekolah.
Namun akibat adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH), tahun ini rencana revitalisasi dan rehabilitasi diprioritaskan pada tujuh sekolah terlebih dahulu. Selain itu, usai menerima laporan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, terdapat tambahan empat sekolah lainnya yang kondisinya dinilai mendesak, dan diputuskan untuk ditangani tahun ini.
“Karena ada pemotongan DBH, sehingga tujuh (sekolah) yang dibangun diprioritaskan. Tetapi kita mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Pendidikan, ada empat (sekolag) lagi yang kondisinya segera harus ditangani. Maka dengan demikian, ada tujuh ditambah empat, menjadi sebelas ditangani di tahun ini,” ujar Gubernur Pramono, di Jakarta Selatan, pada Sabtu 25 Juli 2026.
Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa sekolah-sekolah yang belum masuk dalam prioritas tahun ini, maka akan dijadwalkan untuk direnovasi maupun direhabilitasi pada tahun 2027. Adapun salah satu penanganan sekolah yang diprioritaskan tahun ini ialah pembangunan kembali gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09.
“Kenapa harus dibangun sekarang juga? Karena memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” katanya.
Gubernur Pramono menyebut, pembangunan sekolah tersebut akan dimulai pada September 2026, dengan anggaran sebesar Rp48,1 miliar dari dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Perubahan. Sementara pada bulan Agustus, Pemprov DKI Jakarta terlebih dahulu akan melakukan penghapusan bangunan lama dari daftar aset dan penunjukan kontraktor.
“Jadi Agustus persiapan penghapusbukuan, menunjuk pelaksana kontraktornya, dan bulan September sudah harus mulai dibangun di tempat ini,” ucap Gubernur Pramono.
Sebelumnya, video mengenai SDN Kebayoran Lama Selatan 09 sempat viral, karena kondisi bangunannya yang roboh dan sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Kerusakannya pun telah terjadi cukup lama, yakni sejak 2 tahun lalu.
Selain sekolah tersebut, beberapa sekolah lain yang juga diprioritaskan untuk direnovasi atau direhabilitasi pada tahun ini, di antaranya adalah SMAN 102 Jakarta dengan anggaran Rp67,5 miliar, SDN Cempaka Putih Barat 03 sebesar Rp48,4 miliar, serta SDN Papanggo 01 dan TK Negeri Papanggo 01 sebesar Rp 74,1 miliar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....