Pemkot Jakpus Targetkan Juara Nasional Lomba Kader dan Posyandu
- 22 Jul 2026 22:19 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyelenggarakan penilaian Lomba Kader dan Posyandu Berprestasi Tingkat Kota sebagai mekanisme seleksi untuk tingkat provinsi.
- Kegiatan berlangsung pada 22-23 Juli 2026 di Ruang Sekretariat PKK Kantor Wali Kota Jakarta Pusat dengan melibatkan 16 peserta dari delapan kecamatan.
- Setiap kecamatan mengirimkan satu kader berprestasi dan satu posyandu berprestasi untuk mengikuti penilaian yang dikoordinasikan oleh Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menggelar penilaian Lomba Kader dan Posyandu Berprestasi Tingkat Kota sebagai ajang seleksi menuju tingkat provinsi. Kegiatan yang diselenggarakan Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Pusat itu berlangsung pada 22–23 Juli 2026 di Ruang Sekretariat PKK, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Sudinkes Jakarta Pusat, Sherly Rimawaty S, mengatakan penilaian diikuti perwakilan dari delapan kecamatan. Masing-masing kecamatan mengirimkan satu kader berprestasi dan satu posyandu berprestasi sehingga total terdapat 16 peserta.
"Pesertanya berasal dari delapan kecamatan. Ada delapan kader berprestasi dan delapan posyandu berprestasi. Nantinya pemenang tingkat kota akan mewakili Jakarta Pusat pada tingkat Provinsi DKI Jakarta, kemudian berlanjut ke tingkat nasional," ujar Sherly, Rabu 22 Juli 2026.
Ia menjelaskan, penilaian dilakukan secara objektif oleh tim juri yang terdiri dari unsur Sudinkes, Sudin PPAPP, Bagian Kesejahteraan Rakyat, TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat, dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Jakarta Pusat. Penilaian kader berprestasi berfokus pada implementasi tugas di masyarakat, termasuk kunjungan rumah, pengelolaan posyandu, dan kontribusi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.
Sementara itu, kategori posyandu berprestasi dinilai berdasarkan penerapan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) serta penyelenggaraan layanan lintas sektor. Layanan tersebut meliputi bidang kesehatan, pendidikan, sosial, keamanan, hingga pemberdayaan masyarakat sesuai enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
"Pesan dari Bapak Wali Kota memang target kita nasional, tetapi tidak ada intervensi kepada dewan juri. Kita tetap objektif memilih peserta yang terbaik," kata Sherly.
Ia menambahkan, pemenang tingkat kota akan menjalani pembinaan intensif sebelum mengikuti lomba tingkat provinsi pada Agustus 2026. Pembinaan melibatkan berbagai perangkat daerah dan lintas sektor, termasuk presentasi di hadapan Wali Kota Jakarta Pusat sebagai bagian dari persiapan.
Sherly optimistis Jakarta Pusat mampu kembali meraih prestasi di tingkat nasional. Menurutnya, Jakarta Pusat memiliki rekam jejak yang baik, termasuk meraih penghargaan tingkat nasional pada 2024 dan menjadi juara kedua tingkat Provinsi DKI Jakarta pada 2025.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....