Cegah TBC, Pemkot Jakpus Ajak Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis

  • 17 Sep 2026 17:58 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Pemerintah Jakarta Pusat mendorong camat dan lurah untuk mengajak warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah pencegahan dan penemuan kasus tuberkulosis.
  • Berdasarkan Tuberculosis Global Report 2025, Indonesia menghadapi estimasi 1.080.000 kasus TBC baru dan kambuh setiap tahun dengan Jakarta termasuk delapan provinsi dengan beban TBC tertinggi.
  • Capaian tracing TBC terintegrasi dengan CKG di sejumlah kecamatan masih perlu ditingkatkan untuk optimalisasi program deteksi dini.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat mendorong camat dan lurah mengajak warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai salah satu upaya mencegah dan menemukan kasus tuberkulosis (TBC). Langkah ini dilakukan setelah capaian tracing TBC terintegrasi CKG di sejumlah kecamatan masih perlu ditingkatkan.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Ilmi Tri Indiarto mengatakan, berdasarkan Tuberculosis Global Report 2025, diperkirakan terdapat 1.080.000 kasus TBC baru dan kambuh setiap tahun di Indonesia. Provinsi Jakarta juga termasuk salah satu dari delapan provinsi dengan beban TBC tertinggi di Indonesia.

“Untuk capaian tracing TBC terintegrasi CKG melalui data per tanggal 11 September 2026, Kecamatan Kemayoran memiliki progres yang tertinggi yaitu 57 persen dengan 5.598 peserta,” kata Ilmi saat rapat koordinasi wilayah (rakorwil) di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Rabu 16 September 2026.

Ilmi menyebut Kecamatan Cempaka Putih berada di posisi berikutnya dengan capaian 49 persen atau 2.800 peserta. Sementara Kecamatan Menteng tercatat memiliki 1.600 peserta yang telah mengikuti CKG.

Ke depan, pihaknya akan melakukan sejumlah tindak lanjut untuk meningkatkan capaian tracing TBC terintegrasi CKG. Upaya tersebut meliputi optimalisasi mobilisasi sasaran, penguatan sosialisasi dan edukasi TBC, koordinasi lintas sektor, tindak lanjut terhadap sasaran terduga TBC, serta pemantauan dan evaluasi kegiatan.

“Program tracing TBC terintegrasi CKG akan berlangsung hingga November mendatang, dan saya berharap para lintas sektor dapat terlibat secara maksimal,” imbuh Ilmi.

Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah ikut terlibat dalam edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat. Ia berharap langkah tersebut dapat meningkatkan partisipasi warga dalam pemeriksaan kesehatan sekaligus membantu menekan kasus TBC di Jakarta Pusat.

“Mari kita ajak warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, sehingga TBC dapat berkurang khususnya di Jakarta Pusat,” ujar Arifin.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....