Gubernur Pramono Buka Kesempatan Berdakwah di Masjid Pemprov DKI Bagi Lulusan PKM
- 17 Jul 2026 23:18 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa para lulusan Pendidikan Kader Mubalig (PKM) akan memperoleh kesempatan berdakwah di masjid-masjid milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Pramono, saat melepas 65 wisudawan PKM Angkatan XXXII Tahun 2025, sekaligus menyambut 75 mahasiswa baru Angkatan XXXIII Tahun 2026, di Balai Kota DKI Jakarta, pada Jumat 17 Juli 2026.
"Kami akan memberikan ruang agar para dai, mubalig, dan mubaligah yang telah menyelesaikan pendidikan ini dapat berkiprah di masjid-masjid milik Pemprov DKI Jakarta maupun melalui kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia,” ujar Gubernur Pramono.
Adapun program PKM sendiri telah berjalan sejak tahun 1993 dan tahun ini memasuki angkatan ke-33. Program ini dirancang untuk melahirkan mubalig dan mubaligah yang memiliki pemahaman agama dan kemampuan komunikasi dakwah yang baik, serta kepekaan terhadap persoalan sosial.
"Peran mubalig tidak hanya menyampaikan ajaran agama, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebajikan, persatuan, toleransi, serta kohesi sosial di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk," katanya.
Pemprov DKI Jakarta juga akan terus bersinergi dengan Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta dalam membina kehidupan mental dan spiritual masyarakat. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah.
Gubernur Pramono pun berharap agar para wisudawan dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh. Sementara itu, para peserta angkatan baru didorong untuk mengikuti pendidikan dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Pramono sekaligus mengumumkan rencana pencetakan 1.000 Al-Qur'an edisi khusus Jakarta. Hal tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Jakarta pada tahun 2027.
"Kami akan mencetak 1.000 Al-Qur'an khas Jakarta. Sebanyak 500 eksemplar untuk program khataman Al-Qur'an dan 500 eksemplar untuk tadarus. Siapa pun yang mengikuti khataman nanti akan memiliki kesempatan menandatangani Al-Qur'an tersebut sebagai bagian dari dokumentasi menyambut 500 tahun Jakarta," ucap Gubernur Pramono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....