Ayah Antusias Mengantarkan Anak ke Sekolah pada Hari Pertama Tahun Ajaran Baru

  • 13 Jul 2026 21:23 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Banyak orang tua siswa, terutama ayah antusias mengantarkan anak mereka ke sekolah, pada hari pertama tahun ajaran baru, di SLB Negeri 2 Jakarta, Senin 13 Juli 2026. Para ayah menemani anak mereka hingga masuk ke gerbang sekolah.

Sejumlah orang tua mengaku ingin mendampingi anak mereka, menjalani fase baru pendidikan dan memberikan rasa aman dan percaya diri sejak awal. Salah satu orang tua siswa itu adalah Azhari, seorang ayah yang berprofesi valet di sebuah hotel.

Biarpun ia harus bergadang malam hari karena bekerja shift malam, paginya ia sempatkan mengantar anak ke sekolah. Pada tahun ajaran baru ini, anaknya duduk di kursi kelas 7 SMP di SLB yang berlokasi di Jagakarsa, Jakarta Selatan itu.

“Kalau saya kan kerja shift-shift-an. Jadi kalau ada waktu ya anter selalu. Kalau lagi masuk pagi kerja, ya ada istri yang nganter. Kebetulan hari ini masuk malam, jadi saya yang nganter,” kata Azhari, lelaki berusia 50 tahun itu.

Azhari (kanan) berpose bersama anaknya ketika mengantarkan anak ke sekolah hari pertama tahun ajaran baru, di SLB Negeri 2 Jakarta, Senin 13 Juli 2026. (Foto: RRI/Setyo Agung)

Azhari mengaku lebih tenang sebab putranya melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tingggi di sekolah yang sama saat anaknya duduk di bangku sekolah dasar luar biasa. “Alhamdulillah lanjut di SLB ini, jadi dia sudah tidak asing, adaptasinya lebih muda,” ujarnya.

Persiapan memasuki jenjang baru sudah dilakukan bersama keluarga, dari jauh-jauh hari. "Ya persiapan ada tentunya, mulai dari menyiapkan seragam, tanda pengenal, dan perlengkapan alat tulis," kata Azhari.

Orang tua siswa lainnya, Kurniawan, menilai keterlibatan ayah dalam kehidupan sehari-hari anak tidak hanya diwujudkan dengan mengantar ke sekolah, melainkan juga membangun kebiasaan disiplin sejak di rumah.

Kurniawan

Saat ini, anaknya baru saja naik ke jenjang Sekolah Menengah Atas, di SLB tersebut. Menurutnya, kedisiplinan dan kemandirian anaknya dapat dibangun melalui kehadiran ayah dalam aktivitas sehari-hari.

“Sebenarnya juga mereka [anak berkebuthan khusus] juga bisa melakukan hal seperti anak lainnya, gimana kita bapaknya juga aktif membantu, bukan hanya mengandalkan ibunya,” ujar Kurniawan di lokasi yang sama.

Pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) menginisiasi Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah, disingkat GAMAS. Gerakan ini bertujuan untuk mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan, khususnya pada momen penting misalnya hari pertama sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....