Pemkot Jakbar Selidiki Dugaan Penipuan Berkedok Lowongan Kerja di Grogol

  • 11 Jul 2026 19:53 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat menyelidiki dugaan penipuan berkedok lowongan kerja yang terjadi di sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Pangeran, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan, pihaknya melalui Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudin Nakertransgi) telah melakukan pemeriksaan ke lokasi selama dua hari guna mengumpulkan informasi terkait dugaan praktik rekrutmen tersebut.

“Jadi memang, ya enggak bisa buru-buru prosesnya kan. Jadi tim Naker juga sudah kunjung ke sana dua hari,” kata Iin saat dikonfirmasi, Sabtu, 11 Juli 2026.

Iin mengatakan, nantinya pihaknya akan memanggil pihak perusahaan maupun pelamar kerja yang mengaku menjadi korban untuk dimintai keterangan secara terpisah.

“Jadi antara perusahaannya dipanggil, sama yang korban atau yang pemohon cari kerja itu. Jadi kan harus masing-masing dipanggil dulu, ditanyain dulu. Bisanya minggu depan mereka, Senin atau Selasa,” ujarnya.

Dapat diketahui, kasus ini mencuat usai seorang pencari kerja mengaku diminta membayar uang sebesar Rp2,5 juta dengan alasan biaya pemeriksaan kesehatan (medical check up) dan seragam kerja.

Namun, setelah pembayaran dilakukan, korban tidak memperoleh kepastian mengenai proses perekrutan maupun waktu mulai bekerja.

Berdasarkan hasil penelusuran awal Sudin Nakertransgi, kata Iin, terdapat indikasi dugaan praktik penipuan dalam proses perekrutan tersebut.

“Kalau dilihat dari cerita teman-teman Naker ke sana, ternyata sebelumnya sudah ada. Tapi sebenarnya mereka hanya penyalur,” katanya.

Iin menjelaskan, perusahaan yang berada di lokasi diduga hanya berperan sebagai agen atau penyalur tenaga kerja. Sementara pihak yang menjadi pengendali utama dari proses rekrutmen tersebut masih didalami.

“Enggak tahu apakah pusatnya di mana, yang jelas mereka di situ seperti agen, penyalur,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....