Dinas PPAPP DKI Dorong Peran Aktif Ayah Bangun Keluarga Berkualitas

  • 09 Jul 2026 13:04 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta mendorong para ayah untuk mengambil peran aktif dalam pengasuhan dan membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan bahwa peran seorang ayah tidak lagi hanya diukur dari kemampuannya mencari nafkah, tetapi juga dari kehadiran dan keterlibatannya dalam kehidupan keluarga. Menurutnya, keluarga yang kuat lahir dari kemitraan yang setara antara suami dan istri.

Dwi menjelaskan, kesetaraan gender bukan dimaknai sebagai penyamaan kodrat laki-laki dan perempuan, melainkan pemberian kesempatan yang sama untuk berkembang, saling menghormati, saling mendukung, serta bekerja sama sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing keluarga.

“Kesetaraan bukan berarti menyamakan kodrat laki-laki dan perempuan. Yang didorong adalah pembagian peran yang adil, komunikasi yang sehat, dan kerja sama yang saling menguatkan,” kata Dwi Oktavia, di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.

Dwi menilai tantangan kehidupan modern, mulai dari tuntutan pekerjaan, perkembangan media sosial, hingga berbagai bentuk distraksi, membuat keluarga membutuhkan fondasi kemitraan yang semakin kuat. Karena itu, tanggung jawab membangun keluarga tidak hanya dibebankan kepada ayah maupun ibu, tetapi dijalankan bersama sebagai satu tim.

Dalam paparannya juga ditekankan bahwa kualitas hubungan antara orang tua dan anak menjadi investasi penting bagi masa depan generasi muda. Kehadiran ayah melalui quality time, keterlibatan dalam pengasuhan, dukungan kepada pasangan, serta keteladanan dinilai memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak.

Selain itu, Dwi juga mengingatkan bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak harus dimulai dari lingkungan keluarga. Budaya saling menghargai, komunikasi yang terbuka, serta penyelesaian persoalan melalui dialog dinilai menjadi langkah paling efektif untuk menciptakan rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga.

Dalam forum tersebut, para laki-laki juga didorong menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan budaya saling menghormati di dalam keluarga, bukan sekadar menjadi sasaran edukasi mengenai kesetaraan gender.

Lebih lanjut Dwi berharap semakin banyak ayah menyadari bahwa kehadiran mereka dalam kehidupan keluarga merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Para peserta juga diajak menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga, komunitas, dan lingkungan sekitar agar semakin banyak keluarga yang menerapkan komunikasi yang sehat, hubungan yang setara, dan budaya saling mendukung.

Di akhir kegiatan, para ayah turut diingatkan untuk terus terlibat dalam aktivitas pendidikan anak, termasuk mengantar anak memasuki tahun ajaran baru sebagai bentuk nyata kehadiran mereka dalam proses tumbuh kembang keluarga.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....