Pemprov DKI Terima Rekor MURI Khitanan Massal Peserta Terbanyak

  • 08 Jul 2026 14:52 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meraih penghargaan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penyelenggaraan khitanan massal dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 2.445 anak. Penghargaan ini diserahkan saat acara penutupan Khitanan Massal, yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu 8 Juli 2026.

Khitanan massal ini digelar di enam wilayah administrasi Jakarta, pada 23 Juni–8 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PAM JAYA bersama Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi DKI Jakarta.

"Jumlah peserta mencapai 2.445 orang, melampaui target awal sebanyak 2.000 peserta. Ini menjadi evaluasi bahwa program pelayanan kesehatan seperti ini memang dibutuhkan masyarakat,” ujar Gubernur Pramono.

Menurutnya, penghargaan Rekor MURI ini menjadi motivasi untuk memperluas pelayanan kepada masyarakat. Ia pun menekankan pentingnya layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan berkeadilan, untuk mewujudkan masyarakat Jakarta yang sehat, produktif, dan berdaya.

"Program seperti Khitanan Massal ini menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan anak," katanya.

Adapun untuk menyambut peringatan 500 tahun Jakarta pada tahun 2027, Gubernur Pramono menargetkan jumlah peserta Khitanan Massal meningkat menjadi 5.000 anak. Menurutnya, semakin banyak program sosial yang digelar, maka semakin besar pula manfaat yang akan dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, mengatakan bahwa Khitanan Massal merupakan program CSR yang terus diperluas setiap tahun. Program ini dijalankan dengan menggandeng TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Daya Wanita PAM JAYA, Komunitas Kebaya Jakarta, hingga para tenaga kesehatan.

Semula, program ini hanya melayani sekitar 150 peserta. Namun demikin, saat ini jumlah peserta telah meningkat signifikan hingga lebih dari 2.000 anak.

"Tahun ini Alhamdulillah jumlah peserta telah melampaui 2.000 anak. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi bersama TP PKK Provinsi DKI Jakarta dan berbagai pemangku kepentingan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," ucap Arief.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....