Jakbar Sebut Penataan Kabel Semrawut di Kalideres Dilakukan Bertahap

  • 24 Jun 2026 20:32 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat menyebut penataan kabel udara sumrawut di Kalideres dilakukan secara bertahap bersama para pemilik jaringan utilitas dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi (APJATEL).

Kepala Seksi Prasarana, Sarana dan Utilitas Kota (PSUK) dan Penerangan Jalan Umum (PJU) Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Khairul Imam mengatakan, proses penataan kabel udara saat ini masih terus berjalan, termasuk di wilayah Kalideres yang sebelumnya dikeluhkan warga karena kondisi kabel yang semrawut dan menjuntai.

“Saat ini proses penataan terus berjalan. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi (APJATEL) dan para pemilik jaringan utilitas, kabel-kabel yang sebelumnya berada di udara secara bertahap dipindahkan ke jaringan bawah tanah,” kata Khairul saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

Ia menjelaskan, setelah nantinya proses pemindahan selesai, kabel udara yang sudah tidak digunakan akan diputus dan ditertibkan agar tidak lagi mengganggu estetika maupun keselamatan masyarakat.

“Tahapan ini perlu dilakukan bertahap supaya layanan telekomunikasi masyarakat tetap berjalan dan tidak mengalami gangguan,” ujarnya.

Khusus untuk kawasan Kalideres, kata Khairul, pekerjaan penataan dan pemutusan kabel udara masih terus dilakukan di sejumlah ruas jalan.

“Termasuk di koridor Jalan Peta Utara, Jalan Peta Barat, Jalan Peta Selatan, dan Jalan Utan Jati dengan target sampai akhir tahun,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan APJATEL dan para operator utilitas untuk mempercepat proses penataan sehingga seluruh titik kabel semrawut di Jakarta Barat dapat segera ditangani.

“Kami apresiasi masukan dari warga dan berupaya mendorong penataan jaringan utilitas yang lebih rapi bagi masyarakat,” tutur Khairul.

Khairul juga mengungkapkan, Sudin Bina Marga Jakarta Barat sejauh ini telah melakukan relokasi kabel utilitas ke bawah tanah sepanjang 6.087 meter di koridor Jalan Peta Utara, Jalan Peta Barat, Jalan Peta Selatan, dan Jalan Utan Jati.

“Meski demikian, proses penataan masih terus berlanjut lantaran kabel udara yang semrawut masih perlu dipangkas maupun disingkirkan secara bertahap,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Warga keluhkan kabel utilitas yang semrawut dan menjuntai di sepanjang Jalan Peta Barat da Jalan Peta Selatan, Kalideres, Jakarta Barat. Warga menilai hal itu sangat membahayakan pengguna jalan sekaligus mengganggu arus lalu lintas.

Salah seorang warga sekitar, Adit (38) mengatakan, kondisi kabel itu sudah berlangsung cukup lama dan kerap menyebabkan gangguan bagi kendaraan besar yang melintas menuju Bandara Soekarno-Hatta.

"Di sini kan banyak dilewati truk-truk gede yang mau ke arah bandara. Nah itu suka pada nyangkut," kata Adit kepada wartawan di lokasi, Selasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....