Antisipasi Banjir, Pemkot Jakbar Bangun Saluran Air di Kawasan Joglo
- 22 Jun 2026 22:20 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat akan melakukan pengerjaan saluran air di kawasan Jalan Kedaung II hingga perempatan Jalan Raya Joglo, RW 08 Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.
Pengerjaan ini dilakukan dalam upaya mengatasi genangan yang kerap terjadi di kawasan tersebut.
Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Mustajab mengatakan, rencana penanganan tersebut merupakan hasil joint survey bersama Pemerintah Kota Jakarta Selatan.
“Sudin SDA Jakarta Barat akan mengerjakan saluran air dari Jalan Kedaung II menuju perempatan Jalan Joglo Raya dan dialirkan ke PHB Puri Botanical,” ujar Mustajab, Senin, 22 Juni 2026.
Ia menjelaskan, selama proses penanganan dan mitigasi genangan, pihaknya telah menyiapkan sarana pendukung berupa pompa air dan mobil jetting.
“Kami sudah meminta Satpel SDA Kecamatan Kembangan menyiapkan satu unit pompa air dan mobil jetting untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi genangan,” katanya.
Selain itu, Sudis SDA Jakarta Selatan juga akan melakukan penanganan di wilayah perbatasan dengan membangun saluran air yang terhubung langsung dengan sistem drainase yang dikerjakan Sudis SDA Jakarta Barat.
Sementara itu, Camat Kembangan, M Fahmi Karsawijaya membenarkan adanya rencana pengerjaan saluran air untuk mengatasi persoalan genangan di Jalan H Muchtar Raya.
Menurutnya, sosialisasi kepada warga terkait rencana pengerjaan akan dilakukan pada pekan depan.
“Rabu depan akan dilakukan sosialisasi di titik lokasi pengerjaan saluran air untuk penanganan genangan di Jalan H Muchtar Raya,” ujarnya.
Fahmi menambahkan, saluran yang akan dikerjakan membentang dari Jalan Kedaung II hingga perempatan Jalan Joglo Raya menuju PHB Puri Botanical dengan panjang sekitar 150 meter.
“Sebagian saluran sebenarnya sudah ada atau eksisting. Intinya kami mendukung penuh kegiatan Sudis SDA Jakarta Barat dalam upaya mengatasi genangan di wilayah tersebut,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Kepala Pusdatin Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny mengatakan pihaknya akan menunggu penyelesaian penanganan saluran air sebelum melakukan pembenahan jalan di kawasan tersebut.
“Kalau saluran airnya sudah benar, baru Bina Marga masuk untuk membenahi jalan. Karena percuma jalan diperbaiki kalau masalah genangannya belum selesai,” ujar Siti.
Ia menambahkan, setelah sistem drainase dinilai optimal, perbaikan jalan nantinya dapat dilakukan menggunakan konstruksi beton maupun hotmix tanpa khawatir kembali rusak akibat genangan air.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....