Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Program Padat Karya Sebagai Bantalan Sosial
- 17 Jun 2026 09:23 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan kerja melalui Program Padat Karya. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kerja bagi warga ber-KTP DKI Jakarta. Program ini merupakan bantalan sosial untuk meringankan tekanan ekonomi dan sosial yang dirasakan oleh sebagian masyarakat.
“Pak Gubernur Pramono Anung sangat peduli dengan kondisi masyarakat kita,” ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, di Jakarta, pada Selasa 17 Juni 2026.
Melalui program Padat Karya, para peserta akan menerima upah yang setara dengan Upah Minimum Provinsi(UMP) DKI Jakarta, yakni sekitar Rp5,7 juta per bulan. Adapun syarat utama untuk menjadi peserta program ini ialah memiliki KTP Jakarta.
Chico menyatakan bahwa program ini mencerminkan komitmen kuat Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dalam membangun Jakarta. Program ini diharapkan dapat meringankan beban tekanan sosial melalui penyediaan lapangan kerja yang inklusif dan tepat sasaran.
“Melalui Program Padat Karya, kita tidak hanya membuka kesempatan kerja, tetapi juga memastikan bantuan ini benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan, sehingga dapat membantu mengurangi pengangguran dan mendorong perputaran ekonomi di tingkat kelurahan dan RW,” ujar Chico Hakim.
Untuk memastikan program berjalan optimal dan tepat sasaran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Bina Marga (DBM), Dinas Pertamanan dan Hutan (Distamhut), serta Dinas Sumber Daya Air (SDA) akan segera melakukan verifikasi data calon peserta. Setelah proses verifikasi, mereka akan menyampaikan hasil seleksi untuk diumumkan melalui platform resmi Program Padat Karya.
Kemudian, Pemerintah Kota/Kabupaten Administrasi juga sedang mengoptimalkan sosialisasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW. Hal ini bertujuan agar informasi terkait program Padat Karya dapat menjangkau seluruh masyarakat dan tepat sasaran.
Sementara itu, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta turut memastikan pengelolaan platform Program Padat Karya berjalan lancar. Mereka juga akan memperluas diseminasi melalui berbagai kanal resmi, serta melakukan monitoring dan klarifikasi cepat terhadap informasi yang kurang akurat. Masyarakat pun diimbau untuk mengikuti informasi resmi melalui platform Pemprov DKI Jakarta dan tidak terpengaruh oleh berita palsu atau hoaks.
“Kami mengajak seluruh warga Jakarta untuk mendukung program ini. Bersama-sama, kita bangun Jakarta yang lebih kuatdan inklusif,” kata Chico Hakim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....