Pastikan Daging Aman Dikonsumsi, KPKP Jakbar Periksa Daging Kurban di 121 Titik
- 27 Mei 2026 12:09 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melakukan pemeriksaan terhadap daging kurban yang telah disembelih di seluruh wilayah Jakarta Barat, pada Rabu, 27 Mei 2026.
Salah satu pemeriksaan dilakukan di Masjid At-Taqwa, Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Bety Rohmawati, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan daging yang akan dibagika kepada masyarakat dalam kondisi aman dan layak dikonsumsi.
“Kami dari KPKP berkolaborasi dengan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedik IPB, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, serta Saka Taruna Bumi Pramuka,” kata Bety saat ditemui di Masjid At-Taqwa.
“Total ada 146 petugas yang melakukan pemeriksaan pada hari ini, tersebar di 121 titik lokasi pemotongan,” sambungnya.
Bety mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan saat ini merupakan tahap post-mortem, yakni pemeriksaan setelah hewan disembelih.
Ia menjelaskan, dalam pemeriksaan itu petugas mengecek kondisi daging serta organ dalam seperti hati, jantung, paru-paru, dan limpa.
Menurutnya, hal ini penting dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit yang dapat membahayakan kesehatan manusia.
“Kalau dagingnya sehat, warnanya merah segar dan tidak berair. Sementara pada organ, kami waspadai adanya penyakit seperti cacing hati (Fasciola hepatica) yang bisa merusak jaringan hati,” katanya.
Bety menegaskan, organ yang terindikasi penyakit tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi dan harus diafkir demi menjaga keamanan pangan masyarakat.
Dari sejauh pemeriksaan, Bety mengungkap bahwa pihaknya kerap menemukan tanda-tanda penyakit cacing hati pada hewan kurban yang dinilai tidak dianjurkan untuk dikonsumsi masyarakat.
“Ada, kadang-kadang ditemukan. Iya. Kadang bisa kelihatan tuh dari sapinya aja performance nya aja dia agak kurus, bulunya kasar gitu,” ucapnya.
“Wah, dibuka ternyata ada tuh cacingnya, atau mungkin paru-parunya bintik-bintik hitam, karena dia selama di kandangnya mungkin dekat polusi udara asap kendaraan lewat, paru-parunya jadi hitam begitu,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Masjid At-Taqwa Kemanggisan, Syarifuddin Yahya, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 1.500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat.
“Distribusi dilakukan untuk warga di sekitar Kemanggisan hingga Tanjung Duren, dengan sistem pembagian ring satu hingga ring tiga,” kata Syarifuddin.
Di lokasi yang sama, Camat Palmerah, Febriandi Suharto, mengapresiasi pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang berjalan tertib serta pengawasan dari KPKP.
Menurut Febri, melalui pengawasan yang dilakukan, seluruh proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban dapat berjalan sesuai standar kesehatan, sehingga memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pengurban yang telah menyalurkan hewan kurbannya. Juga kepada jajaran KPKP yang melakukan pemeriksaan, sehingga daging yang dibagikan kepada mustahik dipastikan layak konsumsi,” kata Febri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....