Gubernur Pramono Optimis PLTSa Mampu Atasi Masalah Sampah di Jakarta
- 23 Mei 2026 14:07 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meyakini bahwa rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) mampu mengatasi masalah sampah di Jakarta. Adapun saat ini, Pemprov DKI Jakarta sedang mempersiapkan tiga proyek PLTSa yang diharapkan mampu mengatasi ribuan ton sampah setiap harinya.
“Mudah-mudahan kita akan punya tiga PLTSa yang segera kita mulai dengan penandatanganan kontrak dan sebagainya. Satu di Bantar Gebang, satu di Tanjungan, satu di Sunter,” ujar Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu 23 Mei 2026.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan segera merumuskan skema pengelolaan PLTSa, bersama Danantara dan pelaku usaha PLTSa. Adapun pemerintah pusat juga telah menetapkan 20 sen per kilowatt hour (kWh), sebagai acuan dalam menyusun skema tarif listrik dari PLTSa. Hal tersebut pun masih akan menjadi pembahasan lebih lanjut.
“Nanti apakah untung atau tidak, itu urusan lapangan,” katanya.
Selain PLTSa, Gubernur Pramono juga mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan mengembangkan Refuse Derived Fuel (RDF) yang ada di Rorotan dan Bantar Gebang. Ia berharap, PLTSa dan RDF mampu menekan volume sampah harian Jakarta yang hampir mencapai 9.000 ton per hari.
“Kalau ini berjalan lancar, Alhamdulillah, mudah-mudahan persoalan Jakarta tentang sampah, neraca sampahnya yang dahulu hampir 9.000 per hari, Insyaallah akan terserap di lapangannya,” ucap Gubernur Pramono.
Tak hanya itu, Ia juga mendorong agar pengelolaan sampah tersebut dapat menciptakan nilai ekonomi baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....