Pemprov DKI dan BI Dorong Perfilman sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru
- 08 Mei 2026 22:12 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif, khususnya sektor perfilman sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Jakarta.
Komitmen bersama tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan silaturahmi dan diskusi pengembangan industri perfilman yang dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Jumat, 8 Mei 2026, bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta.
Iwan Setiawan menyampaikan bahwa penguatan industri kreatif, termasuk subsektor perfilman, memerlukan sinergi yang erat antara pemerintah, otoritas, komunitas, pelaku industri, dan generasi muda. Pihaknya berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dan mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai Kota Sinema dan Kota Global yang berdaya saing.
“Kami meyakini bahwa industri perfilman tidak hanya memiliki nilaibudaya dan kreativitas, tetapi juga memberikan dampakekonomi yang luas melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan urban tourism, serta penggerak sektor-sektorekonomi lainnya”, ujar Iwan.
Lebih lanjut Iwan menjelaskan bahwa keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif di Jakarta diharapkan dapat menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rani Karno menyampaikan apresiasi atas dukungan aktif dan kolaborasi erat Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dalam pengembangan industri kreatif di Jakarta, khususnya industri perfilman.
Menurutnya, sinergi yang terjalin selama ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem perfilman yang semakin kuat, kompetitif, dan berkelanjutan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta yang telahmenjadi mitra strategis Utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan industri kreatif, khususnyasubsektor perfilman,” kata Rano.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata dalam menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda sekaligus mendorong lahirnya sumber-sumber ekonomi baru yang mampu memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global.
Ketua Yayasan Ruang Sinema Jakarta menyampaikan progress penyelenggaraan Jakarta Youth Film Festival (JYFF) 2026 yang mendapat animo tinggi dari generasi muda. Yayasan Ruang Sinema merupakan pihak yang ditunjuk untuk membantu penyelenggaraan JYFF 2026, festival film pendek yang menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas, mengasah kompetensi, serta berkontribusi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing, dengan mengusung tema “Jakarta Kota Kita”.
Hingga akhir April 2026, jumlah pendaftar Lensa Kompetisi Pelajar dan Mahasiswa telah mencapai 178 film, sementara pendaftar Jakarta Film Fund telah mencapai 64 proposal film pendek. Capaian tersebut mencerminkan semakin tumbuhnya ekosistem perfilman dan besarnya potensi talenta kreatif muda Jakarta yang perlu terus didukung melalui kolaborasi lintas sektor.
Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus memperkuat sinergi dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, guna mendukung pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi subsektor perfilman sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....