Pramono Anung Siapkan Langkah Strategis untuk Tekan Polusi Udara
- 04 Mei 2026 21:13 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menekan polusi udara di Jakarta. Ia menegaskan upaya pembenahan akan difokuskan pada sektor energi dan transportasi.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul data dari IQAir yang mencatat kualitas udara Jakarta pada Minggu, 3 Mei 2026 pagi berada di level tidak sehat, bahkan sempat menjadi yang terburuk di dunia. Indeks kualitas udara tercatat di angka 182 dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 100 mikrogram per meter kubik.
“Yang jelas Jakarta segera berbenah menangani persoalan polusi udara,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin, 4 Mei 2026.
Pramono menjelaskan, salah satu langkah utama yang tengah didorong adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Menurut Pramono, fasilitas tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil yang selama ini menjadi kontributor emisi.
Ia menyebutkan, PLTSa yang direncanakan akan memiliki kapasitas produksi listrik hingga sekitar 120 megawatt saat beroperasi penuh. Pada hari yang sama, Pemprov DKI Jakarta juga menandatangani kerja sama dengan pihak Danantara untuk pembangunan dua fasilitas PLTSa di wilayah ibu kota.
Selain dari dalam kota, Pramono juga menyoroti kontribusi polusi dari kawasan industri di luar Jakarta, khususnya wilayah Suralaya yang dikenal sebagai kawasan pembangkit berbasis batu bara. Menurutnya, aliran udara dari kawasan tersebut turut memperburuk kualitas udara di Jakarta.
“Kalau itu bisa dikurangi, terutama di daerah Suralaya yang kemudian udaranya masuk ke Jakarta, itu akan secara signifikan mengurangi polusi,” kata Pramono.
Di sektor transportasi, Pemprov DKI Jakarta menargetkan transformasi besar dengan mendorong elektrifikasi armada angkutan umum. Pramono menargetkan seluruh armada bus Transjakarta beralih menjadi bus listrik pada 2030.
“Dalam program ke depan, saya menargetkan tahun 2030 Jakarta sudah betul-betul semua busnya EV bus atau bus listrik yang jumlahnya kurang lebih 10.000 unit,” ujarnya.
Saat ini, proses peralihan tersebut mulai berjalan. Hingga tahun ini, jumlah bus listrik yang beroperasi di Jakarta tercatat sekitar 460 unit dan akan terus ditambah secara bertahap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....