APVI Sampaikan Surat Terbuka Terkait Isu Vape dan Narkotika
- 28 Apr 2026 14:10 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- APVI Sampaikan Surat Terbuka Terkait Isu Vape dan Narkotika
RRI.CO.ID, Jakarta - Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) secara resmi menyampaikan surat terbuka kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia sebagai respons atas perbedaan pernyataan yang disampaikan oleh pejabat BNN kepada publik terkait temuan produk vape yang dikaitkan dengan kandungan narkotika. Ketua Umum APVI, Budiyanto, dalam pernyataan terbukanya menyoroti adanya inkonsistensi informasi yang beredar di ruang publik.
Dalam beberapa kesempatan disebutkan bahwa temuan tersebut tidak berasal dari toko vape dan tidak memiliki pita cukai1. Namun pada kesempatan lain, disampaikan bahwa terdapat produk yang mengandung narkotika dan memiliki pita cukai.
“Perbedaan pernyataan ini bukan hal yang sederhana. Ini menyangkut persepsi publik, arah kebijakan serta keberlangsungan industri legal yang selama ini beroperasi sesuai ketentuan hukum di Indonesia,” ujar Budiyanto dalam keterangan tertulisnya pada Senin 27 April 2026, seperti rilis yang diterima RRI.
APVI menegaskan, bahwa sebelumnya telah menyampaikan permintaan klarifikasi secara resmi kepada BNN, namun hingga saat ini belum memperoleh penjelasan yang dapat diverifikasi secara terbuka.
Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas informasi publik, APVI melalui
Ketua Umumnya menyampaikan tantangan terbuka kepada BNN untuk membuktikan secara langsung dihadapan publik dan media terkait temuan yang dimaksud. Dalam surat terbuka tersebut, Budiyanto meminta agar BNN dapat menunjukkan secara transparan :
- Barang bukti atau sampel produk vape yang dimaksud.
- Asal-usul produk, termasuk apakah berasal dari jalur distribusi legal atau ilegal.
- Status keaslian pita cukai yang melekat pada produk tersebut.
- Serta kondisi produk, apakah merupakan produk asli atau telah mengalami modifikasi atau penyalahgunaan.
APVI menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi forum terbuka tersebut dengan menghadirkan media serta pihak-pihak terkait guna memastikan proses berjalan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....