Saluran PHB Jembatan Lima Dinormalisasi Setelah 17 Tahun

  • 19 Apr 2026 12:05 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kecamatan Tambora mulai melakukan penataan kawasan Jembatan Lima secara terintegrasi. Sebagai langkah awal, normalisasi dilakukan pada saluran air Penghubung (PHB) Jembatan Lima, yang tercatat sudah hampir 17 tahun tidak tersentuh pemeliharaan menyeluruh.

Pengerjaan yang dikemas dalam aksi kerja bakti itu, menyasar saluran sepanjang 450 meter yang melintasi wilayah RW 001, 002, dan 008 Kelurahan Jembatan Lima. Selain sebagai upaya mitigasi banjir, kegiatan itu menjadi titik awal penataan estetika kawasan.

Camat Tambora, Pangestu Aji menyatakan, kondisi saluran PHB tersebut selama belasan tahun sulit dibersihkan, karena aksesnya tertutup oleh bangunan. Padahal, saluran itu merupakan urat nadi drainase utama, bagi permukiman di wilayah Jembatan Lima.

"Hampir 17 tahun tidak dilakukan pemeliharaan, pengerukan, dan sebagainya karena di sini tertutup semua. Maka hari ini kita buka kembali. Saya mengapresiasi teman-teman dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), yang sangat tanggap dan kolaboratif dalam pengerjaan ini," ujar Pangestu Aji di lokasi kegiatan, Minggu, 19 April 2026.

Menurutnya, kegiatan kali ini melibatkan sedikitnya 210 personel gabungan, dengan penguatan utama dari jajaran Sumber Daya Air (SDA). Untuk mempercepat pengerukan sedimen lumpur dan sampah, kegiatan itu juga menggunakan dua unit alat berat berupa ekskavator kecil dan tipe spider, serta didukung 13 unit armada truk pengangkut dari Lingkungan Hidup dan SDA.

Pangestu juga menyatakan, normalisasi saluran hanyalah tahap pertama, dari rencana besar penataan kawasan. Kedepannya, pihak Kecamatan Tambora akan berkoordinasi dengan PD Pasar Jaya, untuk menata para pedagang yang berjualan di sekitar area tersebut, agar lebih tertib dan tidak mengganggu fungsi prasarana kota.

Rencana pembangunan juga mencakup aspek beautifikasi, mulai dari pembuatan trotoar bagi pejalan kaki, hingga penyediaan ruang terbuka hijau atau taman. "Kawasan ini jalannya rendah dan belum ada trotoar. Nanti akan kita bangun trotoar dan taman di sepanjang aliran hingga ke hulu," katanya.

"Apa pun yang kami lakukan adalah wujud pelayanan kepada masyarakat. Kami mohon warga bersama-sama, menjaga Jakarta untuk kepentingan kita semua," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....