Gubernur Pramono: Jakarta Terbuka Bagi Siapa Saja

  • 20 Mar 2026 11:51 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jakarta, Pramono Anung menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan memberlakukan operasi yustisi. Hal itu berlaku terutama bagi para pendatang baru yang masuk ke Jakarta setelah masa Lebaran 2026.

“Kami menegaskan bahwa Jakarta tidak akan ada operasi yustisi,” ujar Gubernur Pramono di Jakarta, pada Kamis 19 Maret 2026.

Ia pun memastikan, Jakarta tetap akan terbuka bagi siapa saja. Meski demikian, Ia mengingatkan bahwa para pendatang baru tersebut harus memiliki kesiapan dan kemampuan yang baik untuk dapat mengadu nasib dan bertahan hidup di Jakarta.

“Tetapi sekali lagi, orang yang datang ke Jakarta harapannya adalah orang yang dengan kemampuan seperti yang dibutuhkan Pemerintah Jakarta saat ini, ataupun dunia usaha yang ada di Jakarta,” katanya.

Selain itu, Gubernur Pramono mengapresiasi suasana yang rukun di Jakarta selama bulan Ramadan. Bahkan, suasana harmonis juga turut terlihat dari berbagai kegiatan keagamaan yang berjalan lancar di Jakarta, mulai dari Natal, Imlek, Nyepi, hingga Ramadan.

Lebih lanjut, Gubernur Pramono memastikan beragam acara hiburan digelar di Jakarta untuk menyemarakkan momen Idulfitri. Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan stimulus berupa insentif pajak bagi pusat perbelanjaan dan hotel untuk menggelar diskon hingga 70 persen. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta akan menggratiskan tarif transportasi umum selama momen Lebaran, termasuk MRT, LRT, dan Transjakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....