Harga Cabai Mulai Turun, Pedagang Pasar Soroti Daya Beli Masyarakat

  • 09 Mar 2026 19:11 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Harga cabai di pasar tradisional mulai mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat melonjak tinggi. Pedagang menyebut penurunan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu pedagang sayur, Sariyati, mengatakan harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp100 ribu per kilogram. Menurutnya, harga tersebut sudah lebih rendah dibandingkan beberapa waktu lalu.

“Cabai rawit sekarang sekitar Rp100 ribu. Kemarin sempat lebih dari itu,” ujar Sariyati.

Ia menambahkan, cabai keriting juga mengalami penurunan harga sehingga tidak setinggi sebelumnya. Sementara itu, harga bawang dinilai masih stabil dan belum mengalami perubahan.

“Bawang masih sama seperti kemarin, saya jual sekitar Rp50 ribu,” katanya.

Meski beberapa komoditas mulai turun, sejumlah sayuran lain masih dijual dengan harga cukup tinggi di pasar. Ia menyebut kacang dan labu termasuk jenis sayuran yang masih mahal.

“Sayuran masih mahal, seperti kacang sama labu. Kalau cabai sudah agak turun,” ucapnya.

Sariyati menjelaskan pedagang tetap harus mengambil keuntungan dari setiap penjualan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, keuntungan tersebut menjadi sumber penghasilan utama bagi pedagang kecil.

“Kita harus ambil profit juga. Kalau tidak dapat keuntungan, tidak bisa untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengaku daya beli masyarakat saat ini menurun dibandingkan sebelumnya. Hal tersebut berdampak langsung pada omzet para pedagang di pasar.

“Daya beli masyarakat sekarang kurang. Omzet kami juga turun dibandingkan dulu,” tutur Sariyati.

Ia menyebut pendapatan pedagang bahkan bisa turun hingga setengah dari biasanya dalam satu bulan. Kondisi ini dirasakan oleh banyak pedagang kecil di pasar tradisional.

“Kalau dulu bisa dapat sekitar satu juta sebulan, sekarang paling setengahnya,” katanya.

Sariyati berharap kondisi ekonomi masyarakat dapat segera membaik. Ia juga berharap kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat kecil.

“Harapannya rakyat kecil bisa hidup tenang. Sandang, pangan, dan papan bisa terpenuhi dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....