Pemprov DKI Jakarta Lantik Tim Pembina Posyandu

  • 03 Mar 2026 21:58 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis masyarakat, di tengah kompleksitas persoalan ibu dan anak di wilayah Jakarta. Hal tersebut diwujudkan melalui pelantikan Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Tingkat Provinsi dan Kota/Kabupaten, serta mengukuhkan Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi DKI Jakarta Masa Bakti 2025–2030.

Dalam kesempatan tersebut Ketua TP Posyandu DKI Jakarta Hani Pramono menyatakan Posyandu merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam memastikan ibu hamil memperoleh layanan yang memadai, bayi dan balita tumbuh sehat, serta keluarga mendapatkan edukasi kesehatan secara berkelanjutan.

“Ke depan, Posyandu tidak hanya hadir sebagai tempat pelayanan, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran keluarga sehat, pusat pemantauan tumbuh kembang anak, dan pusat gerakan hidup sehat masyarakat perkotaan,” kata Hani di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

Hani juga mengajak seluruh Tim Pembina Posyandu Provinsi DKI Jakarta Masa Bakti 2025–2030 yang baru dilantik untuk menyatukan visi, menjaga kekompakan, serta meningkatkan kapasitas dan profesionalitas kader.

“Kami berharap pelayanan Posyandu semakin berkualitas dan merata bagi seluruh warga, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan harus menjadi kekuatan utama dalam pelayanan,” katanya.

Mewakili seluruh pengurus TP Posyandu, Hani juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. “Semoga amanah ini dapat kami jalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan demi mendukung kesejahteraan masyarakat Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu usai melantik, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa pelantikan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat layanan dasar, khususnya sektor kesehatan, yang menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta. Pihaknya juga menargetkan percepatan penurunan stunting dan tuberkulosis (TBC) melalui penguatan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

“Posyandu mempunyai tugas yang sangat mulia. Kami ingin Posyandu ikut berperan aktif dalam penanganan stunting, TBC, dan persoalan kesehatan lainnya. Ini harus kita kerjakan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dan Posyandu,” ujarnya.

Lebih lanjut Pramono juga menyinggung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat. Ia menekankan sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama Pemprov DKI Jakarta.

“KJP, KJMU, pemutihan ijazah, hingga penguatan layanan kesehatan seperti Pasukan Putih akan terus kami lanjutkan dan perbaiki. Untuk TBC, saya berharap tahun depan peringkat Jakarta bisa jauh lebih baik. Begitu pula dengan stunting, harus ada kerja lapangan yang konkret dan Posyandu harus terlibat aktif di dalamnya,” katanya.

Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan seluruh warga tanpa terkecuali mendapatkan pelayanan hidup yang lebih sehat, tumbuh optimal, dan memiliki masa depan yang lebih baik. “Semua warga Jakarta harus mendapatkan pelayanan yang sehat dan berkualitas. Itu menjadi dasar utama bagaimana kita membangun Jakarta ke depan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....