Pekerja Lepas Rentan Terjerat Kemiskinan
- 06 Feb 2026 11:12 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Penurunan jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta masih menyisakan kelompok masyarakat yang rentan terhadap tekanan ekonomi. Kelompok tersebut berasal dari pekerja dengan pendapatan tidak tetap.
Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, setelah rilis Berita Resmi Statistik di Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis 5 Februari 2026 mengatakan kerentanan tersebut paling banyak dialami pekerja bebas harian yang penghasilannya tidak kontinu. Kondisi ini membuat kelompok tersebut mudah terdorong kembali ke bawah garis kemiskinan ketika terjadi guncangan ekonomi.
“Kelompok yang paling rentan terutama adalah pekerja bebas harian. Mereka pendapatannya tidak kontinu atau tidak tetap seperti pegawai yang gajinya rutin tiap bulan,” kata Kadarmanto.
Ia menambahkan, tantangan dalam penanganan kemiskinan di Jakarta berasal dari sektor informal dan pendatang yang mencari pekerjaan. Menurutnya, pada tingkat kemiskinan yang sudah relatif rendah, penurunan angka kemiskinan menjadi lebih sulit dibandingkan daerah dengan kemiskinan dua digit.
“Intervensi pemerintah DKI sudah cukup bagus, tapi tantangannya adalah pendatang yang masuk ke Jakarta untuk mencari pekerjaan dan pekerja sektor informal yang sangat rentan terhadap fluktuasi ekonomi,” ujar Kadarmanto.
BPS Provinsi DKI Jakarta mencatat kondisi kemiskinan di Jakarta secara umum terus membaik. Tingkat kemiskinan Jakarta pada September 2025 tercatat sebesar 4,03 persen atau setara 439,12 ribu orang, turun 25,75 ribu orang dibandingkan Maret 2025.
Perbaikan juga tercermin dari kualitas kemiskinan, dengan Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) yang turun dari 0,574 menjadi 0,492 serta Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) yang turun dari 0,111 menjadi 0,095. Penurunan kedua indeks tersebut menunjukkan pengeluaran penduduk miskin semakin mendekati garis kemiskinan.
Secara nasional, tingkat kemiskinan DKI Jakarta menempati urutan ketiga terendah setelah Bali dan Kalimantan Selatan. Capaian ini menempatkan Jakarta sebagai salah satu provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....