Atasi Genangan Air Daan Mogot, Empat Pompa Dikerahkan Nonstop
- 29 Jan 2026 13:59 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Genangan air setinggi 40 sentimeter (cm) masih merendam kawasan Jalan Daan Mogot KM 13 akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat sejak dini hari tadi.
Berdasarkan pantauan RRI Jakarta di lokasi, pada Kamis, 29 Januari 2026 pukul 13.47 WIB menunjukkan, petugas operator pompa dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat terus bekerja keras untuk menyedot debit air agar lalu lintas kembali normal.
Salah satu operator pompa di lokasi, Japra menjelaskan bahwa air mulai menggenangi area tersebut sejak pukul 03.00 WIB dini hari. Ia menyebut, pihaknya mengerahkan sebanyak empat unit pompa mobil untuk menangani genangan air di kawasan tersebut.
“Kapasitas satu pompa itu 300 liter per detik, jadi total ada empat pompa yang bekerja. Diperkirakan sih kalau misalkan cuaca bagus dan nggak hujan, kemungkinan sore atau sehabis Magrib juga udah surut,” kata Japra saat ditemui RRI Jakarta di lokasi, Kamis 29 Januari 2026.
Japra mengatakan, operasi pompa ini sudah mulai bekerja sejak subuh secara nonstop, sekira pukul 04.00 WIB.
Meskipun begitu, ketinggiaan air di Jalan Daan Mogot KM 13 terpantau masih bertahan di angka 40 sentimeter karena debit air di saluran pembuangan utama masih sangat tinggi.
"Kita kerja nonstop dari subuh. Sampai sekarang ketinggian masih standar di, belum ada tanda-tanda surut yang signifikan," tuturnya.
Menurutnya, kondisi genangan di Jalan Daan Mogot sangat dipengaruhi oleh tingginya muka air di Kali Mookervart. Ia menyebutkan, jika debit Kali Mookervaart tidak segera turun atau terjadi rob di laut, maka proses penyedotan air akan memakan waktu lebih lama.
"Patokannya sebenarnya ada di Kali Mookervaart. Kalau kalinya rendah, air yang kita pompa cepat keluar. Tapi sekarang kondisi kali juga masih tinggi," jelasnya.
Ia pun optimis, jika genangan dapat surut pada sore hari atau setelah waktu Magrib, dengan catatan cuaca mendukung dan tidak turun hujan susulan.
Japra menegaskan bahwa timnya akan terus bersiaga di lokasi hingga kondisi benar-benar kondusif.
"Prinsipnya kita kerja maksimal, pantang pulang sebelum surut. Kalau ada instruksi tambahan dari atasan untuk menambah unit pompa, kami siap," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....