Satpol PP Jakbar Perkuat Pengawasan Sekolah
- 28 Jan 2026 12:18 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat memperkuat pengawasan di lingkungan sekolah melalui Program Sapa Sekolah. Program ini bertujuan mencegah berbagai potensi gangguan ketertiban yang melibatkan pelajar.
Dilasir laman resmi media beritajakarta.id, Rabu, 28 Januari 2026, Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Herry Purnama, mengatakan kehadiran petugas difokuskan pada jam masuk dan pulang sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas belajar berlangsung aman dan tertib.
Menurut Herry, personel Satpol PP telah ditempatkan di sekolah-sekolah dari tingkat SD hingga SMA. Penempatan tersebut mencakup sekolah negeri maupun swasta di wilayah Jakarta Barat.
“Personel kami sudah bersiaga di sekolah sebelum jam masuk, mencakup semua jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA, baik sekolah negeri maupun swasta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Program Sapa Sekolah merupakan bagian dari upaya perlindungan masyarakat. Fungsi tersebut dijalankan dengan menghadirkan aparat di ruang publik yang rawan aktivitas pelajar.
Selain pengamanan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada siswa. Edukasi tersebut mencakup pencegahan tawuran, perundungan, dan perilaku negatif lainnya.
“Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, kami siap melakukan penyisiran terhadap murid yang tidak masuk sekolah atau membolos pada jam pelajaran atas permintaan pihak sekolah,” ungkapnya.
Untuk memastikan kinerja personel berjalan optimal, Satpol PP Jakarta Barat menerapkan sistem pelaporan berbasis daring. Setiap petugas wajib melaporkan kegiatan harian yang kemudian dievaluasi secara berkala.
Herry menambahkan, meski terdapat kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh, pengawasan tetap dilakukan dengan penyesuaian kondisi lapangan. Satpol PP tetap hadir sebagai upaya menjaga ketertiban di sekitar sekolah.
“Sejak kemarin, meskipun ada kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), kami tetap bersiaga dengan menyesuaikan kondisi yang ada,” bebernya.
Ia berharap Program Sapa Sekolah dapat berjalan berkelanjutan dan mendapat dukungan berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
“Sebelumnya kami sudah memiliki program Prabu Jakarta yang melibatkan 25 perwakilan peserta didik di setiap sekolah. Program Sapa Sekolah ini berperan di area luar sekolah,” tandasnya. (Aura Putri Fadillah – UIN Sunan Gunung Djati Bnadung).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....