Pramono Soroti Kesiapan Gedung Terra Drone Hadapi Kebakaran
- 10 Des 2025 15:27 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyoroti minimnya kesiapan gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat, dalam menghadapi situasi darurat, seperti kebakaran. Ia menilai, struktur gedung tersebut tidak memenuhi standar keselamatan, termasuk akses evakuasi yang terbatas.
“Kalau semuanya menaati aturan (standar bangunan), pasti tidak terjadi (kebakaran). Ini kan pasti dibangun tanpa aturan,” ujar Pramono di kawasan Senayan, Jakarta, pada Rabu (10/12/2025).
Ia menjelaskan, saat terjadi kebakaran dan api membesar, banyak karyawan yang terjebak di dalam gedung dan tidak bisa melakukan evakuasi. Mereka terpaksa naik ke lantai atas yang penuh dengan asap pekat, sehingga menyebabkan banyak korban meninggal dunia.
“Tangganya kecil banget. Itu lah menyebabkan beberapa orang yang hanya bisa turun ke bawah,” katanya.
Adapun sebelumnya, insiden kebakaran terjadi di Gedung Terra Drone, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/2025). Pramono memastikan seluruh korban mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pihaknya akan menanggung biaya pemakaman bagi 22 korban meninggal dunia. Selain itu, biaya perawatan bagi 19 korban luka-luka juga akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta.
“Tugas pemerintah Jakarta yang saya pimpin adalah bagaimana memberikan kemudahan bagi siapapun yang meninggal untuk bisa dibantu, dimakamkan di Jakarta, atas tanggungjawab pemerintah Jakarta. Termasuk yang luka, sakit, dan sebagainya, kami tanggung,” ucap Pramono.
Adapun menurut Pramono, gedung Terra Drone merupakan gedung tumbuh, yaitu gedung yang muncul di antara gedung-gedung lama, dan kerap tidak memenuhi kelengkapan administrasi maupun persyaratan teknis keselamatan. Ia pun memerintahkan jajarannya di Pemprov DKI Jakarta untuk segera melakukan pemeriksaan ulang terhadap bangunan-bangunan di Jakarta.
“Dalam minggu-minggu ini, kita akan segera mengecek kembali semua gedung yang ada,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....