Pramono Akan Bentuk Tim Investigasi-Inventarisasi Pengawas Pembangunan Sekolah
- 25 Jul 2026 13:31 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Gubernur Jakarta Pramono Anung membentuk tim investigasi dan inventarisasi khusus untuk mengawasi pembangunan sekolah-sekolah rusak di Jakarta.
- Keputusan ini diambil setelah ditemukan berbagai permasalahan pada kondisi bangunan sekolah, salah satunya SDN Kebayoran Lama Selatan 09.
- Tim yang dibentuk akan melakukan investigasi mendalam dan inventarisasi untuk perencanaan pembangunan gedung sekolah ke depan di Jakarta.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, akan membentuk tim investigasi dan inventarisasi untuk mengawasi pembangunan sekolah rusak di Jakarta. Langkah ini diambil usai menemukan berbagai permasalahan pada kondisi bangunan sekolah, termasuk di SDN Kebayoran Lama Selatan 09.
“Saya minta untuk ada tim investigasi dan sekaligus tim inventarisasi untuk pembangunan ke depan beberapa gedung yang ada,” ujar Gubernur Pramono, di Jakarta Selatan, pada Jumat 24 Juli 2026.
Ke depan, proses pembangunan sekolah akan melibatkan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata), serta Dinas Bina Marga. Mereka diminta untuk memastikan kualitas dan bahan material yang digunakan saat proses pembangunan sekolah agar sesuai standar.
“Memang dahulu pembangunan seperti ini semuanya di bawah Dinas Pendidikan. Sekarang kita perbantukan untuk melakukan supervisi, karena Dinas Pendidikan tidak semuanya punya keahlian untuk membangun dan sebagainya. Akan ada pendamping dari Citata dan Bina Marga,” katanya.
Adapun sebelumnya, kondisi kerusakan bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 sempat viral di media sosial. Video tersebut menampilkan bangunan sekolah yang roboh sejak tahun 2024 dan tidak lagi layak digunakan untuk belajar mengajar.
Menurut Gubernur Pramono, kerusakan bangunan sekolah tersebut terjadi akibat kerangka bangunan tidak dipersiapkan dengan baik ketika direnovasi pada tahun 2011 lalu. Untuk itu, Ia akan membentuk tim investigasi dan inventarisasi untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun akan segera melakukan pembangunan ulang gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 pada September 2026, dan ditargetkan rampung dalam waktu 10 bulan. Adapun anggarannya sebesar Rp48,1 miliar dari dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Perubahan.
“Jadi Agustus persiapan penghapusbukuan, menunjuk pelaksana kontraktornya, dan bulan September sudah harus mulai dibangun di tempat ini,” ucap Gubernur Pramono.
Selain sekolah tersebut, beberapa sekolah lain yang juga diprioritaskan untuk direnovasi atau direhabilitasi pada tahun ini, di antaranya adalah SMAN 102 Jakarta dengan anggaran Rp67,5 miliar, SDN Cempaka Putih Barat 03 sebesar Rp48,4 miliar, serta SDN Papanggo 01 dan TK Negeri Papanggo 01 sebesar Rp 74,1 miliar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....