AMPI Gelar Rapimnas September untuk Akhiri Dinamika Internal
- 07 Sep 2026 12:32 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- AMPI telah sepakat untuk menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IV pada September 2026 sebagai bagian dari upaya konsolidasi organisasi.
- Rapimnas IV dirancang untuk mengakhiri dinamika internal organisasi dan mengembalikan AMPI pada jalur konstitusional.
- Wahyu Hamdani, Ketua OKK DPP AMPI, menekankan bahwa Rapimnas menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali peran AMPI sebagai organisasi kepemudaan dengan akar historis dari Partai Golkar.
RRI.CO.ID, Jakarta - Organisasi Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia atau AMPI sepakat menggelar Rapat Pimpinan Nasional atau Rapimnas IV pada September 2026 sebagai upaya memperkuat konsolidasi dan mengakhiri dinamika internal. Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Pleno XI yang berlangsung pada Minggu, 6 September 2026, sekaligus menjadi bagian dari upaya mengembalikan organisasi pada mekanisme konstitusional.
Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan atau OKK DPP AMPI, Wahyu Hamdani, mengatakan, Rapimnas menjadi momentum penting untuk mengembalikan organisasi pada jalur konstitusional. Sekaligus memperkuat kembali peran AMPI sebagai organisasi kepemudaan, yang memiliki akar historis dengan Partai Golkar.
Menurut Wahyu, dinamika yang terjadi di internal AMPI, perlu segera diselesaikan melalui mekanisme organisasi. Karena itu, seluruh pihak diharapkan mengedepankan musyawarah, dan kepentingan organisasi, dibandingkan kepentingan kelompok.
"Rapimnas ini harus menjadi momentum untuk mengakhiri dinamika internal, dan mengembalikan AMPI kepada marwahnya sebagai organisasi kepemudaan, yang memiliki akar historis dengan Partai Golkar," ujar Wahyu, Senin, 7 September 2026.
Ia menegaskan, AMPI memiliki sejarah panjang sebagai wadah berhimpun generasi muda, yang memiliki kedekatan historis dengan Partai Golkar. Karena itu, konsolidasi organisasi dinilai penting, agar AMPI kembali fokus menjalankan fungsi dan agenda kepemudaan.
Wahyu mengatakan, proses menuju Rapimnas harus dilakukan secara inklusif, dengan memberikan ruang kepada seluruh unsur yang ada di internal AMPI. "Yang paling penting sekarang adalah, bagaimana seluruh elemen AMPI bisa kembali duduk bersama, membangun kesepahaman, dan menjalankan proses organisasi sesuai konstitusi," ujarnya.
Sebelumnya, dalam Rapat Pleno XI yang digelar pada Minggu, 6 September 2026, AMPI menyepakati pelaksanaan Rapimnas pada September 2026. Rapat itu juga menetapkan susunan awal penyelenggara Rapimnas.
Mafa Uswanas ditetapkan sebagai Ketua Penyelenggara, sementara Wahyu Hamdani dipercaya sebagai Ketua Steering Committee atau SC. Selain itu, Rapat Pleno XI membentuk Tim Transisi yang beranggotakan 10 orang, untuk mempersiapkan pelaksanaan Rapimnas.
Lima anggota Tim Transisi berasal dari unsur, yang sebelumnya berada di bawah kepemimpinan Plt. Ketua Umum Mafa Uswanas, yakni Muhammad Safii, Wahyu Hamdani, Hendra Paletteri, Arman Alwi, dan Muhammad Ikhsan. Lima anggota lainnya akan ditetapkan dari unsur Jerry Sambuaga.
Wahyu menilai keterlibatan berbagai unsur itu, merupakan bagian dari upaya membangun konsolidasi yang lebih inklusif. "Kita ingin Rapimnas menjadi ruang bersama bagi seluruh elemen AMPI, untuk kembali menyatukan langkah. Jangan lagi ada sekat-sekat akibat dinamika yang terjadi sebelumnya," ucapnya.
Ia berharap Rapimnas dapat menjadi titik balik bagi AMPI. Untuk kembali menjalankan agenda organisasi secara tertib, demokratis, dan sesuai dengan konstitusi.
"AMPI harus kembali menjadi rumah bersama bagi kader-kader muda. Kita ingin mengembalikan AMPI sebagai organisasi kepemudaan yang kuat, solid, dan tetap memiliki akar historis dengan Partai Golkar," kata Wahyu.
Menurutnya, konsolidasi tidak hanya penting untuk menyelesaikan persoalan internal. Tetapi juga memastikan AMPI mampu kembali berkontribusi, dalam agenda kepemudaan dan pembangunan nasional.
"Kita ingin energi organisasi tidak lagi habis untuk dinamika internal. Energi AMPI harus dikembalikan untuk membangun organisasi, kaderisasi, dan menjawab tantangan generasi muda," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....