Cari Buku Pendidikan Agama Islam? Akses Gratis di Smart PAI
- 19 Agt 2026 07:26 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Agama menerbitkan 40 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti yang dapat diakses secara digital melalui platform Smart PAI. Buku tersebut diperuntukkan bagi murid dan guru mulai jenjang PAUD/TK hingga SMA/SMK dan SLB, dan satu buku PAI untuk perguruan tinggi umum.
Berdasarkan siaran pers yang diterima RRI Jakarta, Rabu 19 Agustus 2026, seluruh buku terintegrasi dengan Smart PAI, platform pembelajaran berbasis web yang menyediakan buku digital, kelas interaktif, bank soal, perpustakaan digital, asesmen, dan asisten berbasis kecerdasan buatan (AI).
Murid dan guru dapat mengunjungi situs https://smartpai.kemenag.go.id/ untuk mengaksesnya. Adapun 40 buku tersebut terdiri atas enam buku PAI dan Budi Pekerti untuk siswa SD, enam buku untuk guru SD, tiga buku untuk siswa SMP, dan tiga buku untuk guru SMP.
Selanjutnya terdapat tiga buku untuk siswa SMA/SMK, tiga buku untuk guru SMA/SMK, 12 buku untuk guru SDLB, SMPLB, dan SMALB, tiga buku pendamping guru PAUD-TK, serta satu buku PAI untuk perguruan tinggi umum.
Smart PAI Kemenag
Masih dari siaran pers, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pendidikan agama perlu mengikuti perubahan cara belajar generasi muda tanpa menghilangkan substansi nilai-nilai keagamaan.
"Kita harus lebih cepat mengikuti perkembangan teknologi. Jangan sampai pendidikan agama tertinggal dari cara belajar anak-anak kita sekarang," kata Nasaruddin, dikutip dari siaran pers, Rabu 19 Agustus 2026.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno mengatakan pengguna juga dapat mengunduh materi, mengakses bank soal, mengikuti aktivitas pembelajaran, serta memanfaatkan fitur asisten AI.
Asisten AI dalam Smart PAI menggunakan sumber pengetahuan yang berasal dari 40 buku tersebut. Dengan sumber yang dibatasi pada materi resmi, Kemenag menyebut jawaban asisten AI tetap mengacu pada kurikulum nasional dan materi keagamaan tervalidasi.
Selain digitalisasi pembelajaran, buku-buku tersebut mengintegrasikan program Tuntas Baca Al-Qur'an (TBQ) untuk meningkatkan kemampuan literasi Al-Qur'an murid. Materi TBQ dimasukkan ke dalam elemen Al-Qur'an dan Hadis setelah hasil asesmen menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur'an masih menjadi salah satu tantangan dalam pendidikan agama.
Buku PAI dan Budi Pekerti tersebut juga memuat Kurikulum Cinta dengan lima nilai utama, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu pengetahuan, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air.
Materi pembelajaran juga mengintegrasikan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk mendukung pembentukan karakter peserta didik. Amien menegaskan teknologi tidak ditujukan untuk menggantikan peran guru dalam proses pendidikan.
Menurutnya, teknologi dapat membantu proses penyampaian pengetahuan, sedangkan pembentukan karakter dan penanaman nilai tetap membutuhkan peran pendidik. "Transfer pengetahuan bisa dibantu teknologi, tapi transfer nilai tidak akan pernah selesai dan tidak bisa digantikan oleh mesin,” kata Amien, dikutip dari siaran pers Rabu 19 Agustus 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....