Bantu Bawa Hasil Panen, Kereta Petani dan Pedagang Layani 35.843 Pelanggan
- 05 Agt 2026 16:49 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero), disingkat KAI mencatat layanan Kereta Petani dan Pedagang telah dimanfaatkan sebanyak 35.843 pelanggan di lintas Rangkasbitung-Merak dan KA Cikuray relasi Garut-Pasarsenen pergi pulang.
Jumlah tersebut terdiri atas 35.661 pelanggan di lintas Rangkasbitung-Merak sejak mulai beroperasi pada 1 Desember 2025 hingga 29 Juli 2026, dan 182 pelanggan pada KA Cikuray sejak 11 Juni hingga 26 Juli 2026. Khusus pada periode 1 Januari hingga 29 Juli 2026, layanan Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung-Merak telah melayani 31.546 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan layanan tersebut membantu masyarakat membawa hasil pertanian, bahan pangan, produk usaha rumahan, dan barang dagangan menuju pasar maupun pusat kegiatan ekonomi.
"Setiap perjalanan membawa cerita tentang usaha dan penghidupan keluarga. Ada hasil kebun yang akan dijual, barang dagangan yang akan dipasarkan, serta harapan agar usaha dapat terus berjalan," kata Anne, dikutip dari siaran pers melalui Antara, Rabu 5 Agustus 2026.
Layanan Kereta Petani dan Pedagang di lintas Rangkasbitung-Merak dikenakan tarif Rp3.000 untuk satu kali perjalanan. Sementara itu, KA Cikuray relasi terjauh Garut-Pasarsenen memiliki tarif Rp45.000.
Menurut Anne, keterjangkauan tarif tersebut didukung pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO). Melalui kebijakan itu, masyarakat tetap dapat memperoleh layanan transportasi yang aman, terjadwal, dan sesuai dengan kemampuan ekonomi mereka.
"Dukungan Pemerintah melalui PSO memiliki arti besar bagi masyarakat. Tarif yang terjangkau membantu petani, pedagang, pekerja, pelajar, dan pelaku usaha kecil menjalankan aktivitasnya dengan biaya perjalanan yang lebih terkendali," ujar Anne.
Anne menyebut penghematan biaya perjalanan dapat memberikan dampak langsung bagi petani dan pedagang. Biaya transportasi yang lebih rendah memungkinkan pelanggan mengalokasikan dana untuk membeli bahan baku, menambah modal usaha, menjaga kualitas produk, maupun memenuhi kebutuhan keluarga.
Di lintas Rangkasbitung-Merak, layanan tersebut menghubungkan kawasan permukiman, sentra produksi, pasar tradisional, dan pusat kegiatan ekonomi di wilayah Banten. Sementara itu, penyediaan ruang bagi petani dan pedagang pada KA Cikuray memperluas manfaat layanan dari Garut menuju sejumlah wilayah di Jawa Barat hingga Jakarta.
Selain menyediakan tarif terjangkau, layanan ini juga dilengkapi ruang khusus untuk menempatkan barang bawaan sesuai ketentuan. Penataan tersebut ditujukan agar perjalanan menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan.
Anne menilai kepastian jadwal perjalanan juga memberikan nilai ekonomi bagi pelanggan yang membawa hasil pertanian dan bahan pangan. Anne menambahkan manfaat layanan tersebut juga dirasakan wilayah yang dilalui kereta.
"Kereta ini menunjukkan bagaimana kebijakan pemerintah dan pelayanan KAI dapat saling melengkapi dalam mendukung ekonomi masyarakat. KAI akan terus menjaga kualitas layanan agar manfaatnya semakin luas dan relevan dengan kebutuhan pelanggan," kata Anne.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....