Catat Kenaikan Pelanggan, KAI Perkuat Mobilitas Kawasan Aglomerasi

  • 03 Agt 2026 17:01 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero), disingkat KAI memperkuat layanan kereta api di berbagai kawasan aglomerasi seiring meningkatnya jumlah pelanggan pada sejumlah layanan komuter dan kereta regional sepanjang Semester I 2026.

Berdasarkan siaran pers yang dikutip dari Antara, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pengembangan layanan kereta api di berbagai daerah dilakukan dengan memperhatikan karakter perjalanan masyarakat di setiap kawasan.

"Perjalanan untuk bekerja, belajar, berdagang, berwisata, dan mengakses layanan publik semakin terhubung antarkota dan antarkabupaten. KAI menghadirkan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas di masing-masing daerah," ujar Anne, sebagaimana dikutip dari siaran pers.

Di Jawa Barat, Commuter Line Bandung Raya melayani 10.106.912 pelanggan pada Semester I 2026 atau meningkat 9,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 9.258.327 pelanggan.

Dalam tiga tahun terakhir, jumlah pelanggan juga terus meningkat dari 14.720.252 pelanggan pada 2023 menjadi 16.159.458 pelanggan pada 2024 dan mencapai 18.727.224 pelanggan pada 2025 atau naik 27,22 persen dibandingkan 2023.

Layanan di wilayah Bandung menghubungkan pusat kegiatan Kota Bandung dengan Cimahi, Padalarang, Cicalengka, Rancaekek, dan sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Purwakarta, dan Garut.

Di kawasan Yogyakarta-Solo, Commuter Line Yogyakarta-Palur melayani 4.719.593 pelanggan pada Semester I 2026 atau meningkat 6,93 persen dibandingkan 4.413.690 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Commuter Line Prameks relasi Yogyakarta-Kutoarjo melayani 582.541 pelanggan atau naik 6,41 persen dibandingkan Semester I 2025, sehingga total kedua layanan mencapai 5.302.134 pelanggan, meningkat 6,87 persen dibandingkan 4.961.139 pelanggan pada periode yang sama tahun lalu.

Keterhubungan Solo Raya juga diperkuat melalui KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) yang melayani 461.482 pelanggan atau meningkat 24,73 persen dibandingkan Semester I 2025.

Sementara itu, KA Joglosemarkerto yang menghubungkan Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, dan wilayah sekitarnya melayani 730.576 pelanggan atau naik 10,29 persen.

Di Jawa Timur, jaringan KAI Commuter melayani 8.528.571 pelanggan pada Semester I 2026 atau meningkat 8,23 persen dibandingkan Semester I 2025. Jumlah pelanggan juga naik dari 13.360.638 pelanggan pada 2023 menjadi 14.731.053 pelanggan pada 2024 dan mencapai 16.016.534 pelanggan pada 2025.

Layanan mencakup Commuter Line Dhoho, Penataran, Supas, Jenggala, Blorasura, dan Tumapel yang menghubungkan Surabaya dengan Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Mojokerto, Jombang, Malang, Blitar, dan berbagai daerah lainnya.

"Jaringan kereta api di Jawa Timur memperlihatkan kebutuhan perjalanan masyarakat tidak terkonsentrasi pada satu kota. Kereta api menghubungkan pusat pemerintahan, pendidikan, industri, perdagangan, dan pariwisata yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota," kata Anne.

Di Banten, Commuter Line Merak melayani 2.414.115 pelanggan sepanjang Semester I 2026 atau meningkat 9,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Layanan yang menghubungkan Rangkasbitung, Serang, Cilegon, dan Merak tersebut juga dilengkapi Kereta Petani Pedagang yang dimanfaatkan 26.074 pelanggan selama Semester I 2026.

Pada kawasan Jabodetabek, Commuter Line melayani 176.575.981 pelanggan sepanjang Semester I 2026 dengan jaringan yang menghubungkan Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Rangkasbitung, dan wilayah penyangga lainnya.

Akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga diperkuat melalui Commuter Line Basoetta yang melayani 1.197.413 pelanggan atau meningkat 12,71 persen dibandingkan Semester I 2025.

Di Sumatra Barat, Minangkabau Ekspres menghubungkan Kota Padang dengan Bandara Internasional Minangkabau di Kabupaten Padang Pariaman sekaligus mendukung perjalanan menuju berbagai pusat aktivitas di wilayah tersebut.

KAI juga mengoperasikan KA Lembah Anai yang melayani 162.428 pelanggan, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan 51.035 pelanggan pada Semester I 2025. Kedua layanan itu saling melengkapi konektivitas berbasis rel di wilayah tersebut.

Selain itu, KAI mengoperasikan layanan lokal dan regional lainnya, yakni KA Pangrango relasi Bogor-Sukabumi, KA Siliwangi lintas Sukabumi-Cianjur-Cipatat, KA Cut Meutia di Aceh.

Lalu ada KA Srilelawangsa dan KA Datuk Belambangan di Sumatra Utara, dan KA Kuala Stabas dan KA Rajabasa di wilayah Sumatra bagian selatan.

Anne mengatakan penguatan layanan akan terus dilakukan melalui evaluasi pola operasi, kapasitas rangkaian, jadwal perjalanan, fasilitas stasiun, dan integrasi dengan moda transportasi lain.

"Konektivitas yang semakin baik membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk bekerja, belajar, berusaha, berwisata, dan memperoleh pelayanan publik di berbagai daerah," ujar Anne.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....