Indonesian American Games 2026 Resmi Dibuka, Satukan Diaspora Indonesia di AS
- 14 Jul 2026 13:57 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesian American Games (IAG) 2026 resmi dibuka di Wintrust Sports Complex, Chicago, Illinois, Amerika Serikat, pada Jumat, 19 Juni 2026. Ajang olahraga multicabang ini menjadi wadah memperkuat persatuan diaspora sekaligus mempromosikan budaya Indonesia di kancah internasional.
Mengusung tema “Satu Bangsa, Satu Semangat, Satu Permainan”, IAG 2026 mempertemukan diaspora Indonesia dari berbagai negara bagian di Amerika Serikat selama tiga hari penyelenggaraan. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta yang mewakili komunitas Indonesia dari berbagai wilayah.
Sebanyak tujuh cabang olahraga dipertandingkan dalam ajang tersebut, yakni bola voli, bola basket, tenis, pickleball, bulu tangkis, mini soccer, dan catur.
Selain pertandingan olahraga, IAG 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni budaya Indonesia, seperti tari tradisional, pencak silat, demonstrasi lacrosse, hingga kompetisi Poco-Poco.
Inisiator Indonesian American Games 2026, Davon Arjunaidi mengatakan, IAG lahir dari semangat mempererat persaudaraan diaspora Indonesia melalui olahraga sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
“Indonesian American Games bukan sekadar kompetisi olahraga. Ini adalah ruang silaturahmi bagi seluruh diaspora Indonesia di Amerika Serikat,” kata Davon melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat Indonesia di Amerika Serikat terhadap wadah yang mampu menyatukan berbagai profesi, usia, dan latar belakang daerah asal dalam suasana yang sehat, inklusif, dan penuh kebersamaan.
“Kami ingin membangun rasa memiliki sebagai bangsa Indonesia, mempererat jaringan antarkomunitas, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Amerika melalui pendekatan olahraga dan seni,” ujar Davon.
Sementara itu, Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengapresiasi penyelenggaraan IAG 2026 yang dinilainya menjadi implementasi nyata nilai-nilai Olimpiade di tengah masyarakat Indonesia di luar negeri.
“Olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan. Indonesian American Games menunjukkan bahwa semangat Olimpiade tidak mengenal batas negara,” ujarnya.
Ia berharap Indonesian American Games tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet, memperkuat diplomasi masyarakat (people-to-people diplomacy), serta membuka peluang kolaborasi baru antara Indonesia dan komunitas internasional.
“Saya mengapresiasi seluruh panitia dan komunitas diaspora Indonesia yang berhasil menghadirkan kegiatan positif ini. Semoga IAG terus berkembang menjadi agenda tahunan yang membanggakan bangsa Indonesia di tingkat internasional,” tuturnya.
Kesempatan yang sama, Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo menilai IAG merupakan bentuk nyata diplomasi budaya yang mampu memperkuat citra Indonesia di mata dunia.
“Kedutaan Besar Republik Indonesia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan masyarakat Indonesia yang telah menghadirkan Indonesian American Games,” ucapnya.
Menurut Dwisuryo, olahraga dan kebudayaan merupakan bahasa universal yang mampu membangun persahabatan antarbangsa sekaligus memperluas jejaring kerja sama Indonesia dengan berbagai pihak di Amerika Serikat.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat hubungan antardiaspora, tetapi juga memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi persatuan, keberagaman, dan sportivitas,” ujar Dwisuryo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....