Adaptif di Era Digital Sebagai Pelaku Ekonomi Kreatif
- 12 Mei 2026 01:30 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Sekretariat Kerja Bersama (SKB) Bank Indonesia (BI) IKN, Aswin Gantina. mengatakan transformasi digital menjadi bagian penting dalam mendukung visi Nusantara sebagai kota yang maju dan modern. Karena itu, pelaku ekonomi kreatif diharapkan mampu memperluas pasar melalui platform digital.
Dalam Kegiatan Pelatiham Lanjutan Pelaku Ekonomi Kreatif yang diselenggarakan di Multifunction Hall Kantor Bersama 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin 11 Mei 2026 menghadirkan kolaborasi antara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Bank Indonesia dalam mendorong pelaku ekonomi kreatif agar mampu beradaptasi dengan perkembangan transaksi dan pemasaran digital.
'“Bank Indonesia telah menerapkan inovasi di sistem pembayaran melalui QRIS. Semua pembayaran atau transaksi oleh UMKM bisa dilakukan menggunakan QRIS. Jadi tidak perlu lagi menggunakan uang tunai. Dengan QRIS keuntungannya sangat banyak, misalnya menghindari uang palsu, pencatatan menjadi jauh lebih rapi, serta kekinian,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa, 12 Mei 2026.
Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pembayaran digital menggunakan QRIS, pencatatan keuangan, hingga pemasaran produk melalui marketplace dan media sosial. Doharapkan, para peserta da[at meningkatkan keterampilan di dunia usaha melalui pemasaran digital dan transaksi non-tunai.
Hal senada juga disampaikan Direktur Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Pahlirungi, yang hadir mewakili Otorita IKN mengaatakan bahwa pembangunan Nusantara tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk para pelaku ekonimi kreatif.
“Otorita IKN tidak hanya melakukan pembangunan fisik, tetapi sumber daya manusianya juga kita bangun. Otorita IKN berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam membangun sumber daya manusia, termasuk para pelaku UMKM dan pelaku ekonomi kreatif agar kapasitasnya kian meningkat ke depannya,” ujar Muhsin.
Menurutnya, pelatihan seperti ini merupakan cara agar pelaku ekonomi kreatif lokal mampu tumbuh bersama perkembangan Nusantara. Tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga meningkatkan kemampuan di dunia usaha, khususnya dalam mengelola dan memasarkan produknya secara lebih luas.
“Otorita IKN akan mendampingi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif sampai mereka betul-betul bisa menjadi pemain, bukan hanya penonton,” tutup Muhsin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....