Jambore SAR Jadi Ruang Edukasi dan Transfer Pengalaman Penyelamatan
- 14 Feb 2026 11:38 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54, Basarnas menggelar kegiatan Jambore Potensi dan Pameran SAR di Green Belt, PIK 2. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi serta transfer pengalaman antarunsur pencarian dan pertolongan di Indonesia.
Kepala Basarnas, Marsdya M Syafii mengatakan, kegiatan yang akan berlangsung hingga Senin, 16 Februari 2026 itu diikuti lebih dari 400 potensi SAR dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kegiatan ini alhamdulillah diikuti lebih dari 400 potensi SAR dari seluruh Indonesia. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi sarana komunikasi dan edukasi, sehingga terbentuk soliditas dalam pelaksanaan tugas SAR Nasional,” kata M Syafii kepada wartawan di lokasi, Sabtu, 14 Februari 2026.
Dalam hal operasi pencarian dan pertolongan, Syafii menekankan pentingnya sinergi antarlembaga. Menurutnya, komunikasi harus diikuti koordinasi dan kolaborasi yang kuat di lapangan agar seluruh unsur dapat bekerja dalam satu kesatuan.
“Dalam pelaksanaan tugas SAR, tidak cukup hanya dengan komunikasi, perlu adanya koordinasi. Dari koordinasi itulah kita hadir di lokasi operasi bersama-sama dalam bentuk kolaborasi,” ujarnya.
“Kita tidak cukup hanya hadir lalu bekerja sendiri-sendiri. Dari kolaborasi yang ada, kita butuh bersinergi agar tercipta ‘Satu Jiwa, Satu Rasa’,” sambungnya.
Tak hanya kegiatan Jambore, pelaksanaan ini juga diisi dengan adanya pameran peralatan SAR, challenge, serta forum diskusi.
Menurut Syafii, forum tersebut dapat menjadi ruang berbagi pengalaman lapangan, pembelajaran teori terbaru, hingga pengenalan sarana dan prasarana penyelamatan.
“Di forum inilah ada pembelajaran dari pengalaman-pengalaman lapangan, teori-teori baru, serta pengenalan sarana prasarana yang baru,” kata Syafii.
Lebih lanjut, pria yang sebelumnya dipercaya sebagai Aspers Panglima TNI itu mengatakan, Basarnas berencana akan menggelar kegiatan Indonesia International Search and Rescue (IISAR) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang di lokasi yang sama.
Hingga kini, kata Syafii, sedikitnya ada 18 negara yang telah mengonfirmasi kehadiran di event tersebut.
“Harapannya kita bisa saling berbagi ilmu. Sebagai anggota International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG), kita juga diuji,” katanya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan perkembangan teknologi dan profesionalisme Basarnas. Ketika sudah modern, profesional, dan teruji menghadapi kondisi lapangan, integritas itu akan terwujud,” sambungnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....