AHY Pimpin Gerakan Nasional "Ayo Muliakan Sungai" di Cibinong Bogor

  • 19 Jun 2026 16:46 WIB
  •  Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memimpin kegiatan Gerakan Nasional "Ayo Muliakan Sungai" yang dilaksanakan di daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung, Cibinong Bogor Jawa Barat pada Jumat, 19 Juni 2026.

Dikutip dari akun resminya @ayomuliakansungai, gerakan nasional untuk memuliakan sungai ini merupakan inisiatif kolaboratif untuk merestorasi, menjaga, dan melestarikan ekosistem sungai dengan menghentikan pencemaran, membersihkan sampah, serta mengembalikan fungsi alaminya . Gerakan ini melibatkan sinergi antara pemerintah, komunitas lokal, dan masyarakat luas untuk mengubah paradigma dari memperlakukan sungai sebagai tempat sampah menjadi sumber kehidupan.

"Pemerintah Indonesia secara resmi memulai upaya strategis untuk memulihkan ekosistem perairan darat melalui peluncuran Gerakan Nasional Ayo Muliakan Sungai," ujar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah mencatat 70,7 persen dari 1.482 titik pantau sungai di Indonesia telah berada dalam status tercemar. Kondisi ini dipandang sebagai ancaman nyata bagi ketahanan air dan mitigasi bencana nasional.

Ketua Gerakan Nasional Ayo Muliakan Sungai, Irwan Fecho, menyampaikan, bahwa gerakan ini tidak bertujuan menghambat pembangunan, melainkan mengedepankan pembangunan yang lebih bijaksana.

"Memuliakan sungai berarti memberi ruang bagi air untuk mengalir. Jika sungai terjaga, hal ini akan membuka peluang ekonomi baru, mulai dari pariwisata hingga sektor jasa transportasi yang ramah lingkungan," jelas Irwan.

Jadi lanjutnya, peluncuran ini menandai komitmen lintas sektor yang melibatkan kementerian terkait, pemerintah daerah, akademisi, serta komunitas lingkungan.

Hal senada juga disampaikan Staf Khusus Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, dimana ia juga menekankan pentingnya pergeseran paradigma dalam pembangunan infrastruktur.

"Pembangunan fisik tidak boleh lagi berdiri sendiri dan harus mengintegrasikan fungsi ekologis sungai sebagai elemen utama. Jadi kita harus menerapkan pendekatan Blue Infrastructure, di mana sungai menjadi bagian dari solusi untuk tantangan banjir dan penyediaan air baku," jelasnya.

Sementara itu dalam kegiatan Peluncuran "Ayo Muliakan Sungai" di Bogor ini diisi dengan aksi nyata, seperti pembersihan sungai dan peresmian fasilitas pengolahan sampah sebagai langkah awal untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai urat nadi kehidupan yang menopang masa depan Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....