Layanan KB Serentak Jakarta Dibuka hingga 7 Oktober

  • 14 Sep 2026 13:54 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta membuka pelayanan Keluarga Berencana atau KB secara serentak dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia yang diperingati setiap 26 September. Layanan tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai 7 September hingga 7 Oktober 2026 mendatang.

Ketua Subkelompok Layanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk atau DPPAPP Provinsi DKI Jakarta, Arini Horinisa mengatakan, momentum tersebut dimanfaatkan untuk mendekatkan masyarakat dengan layanan sekaligus memperluas edukasi mengenai berbagai pilihan kontrasepsi.

“Dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia ini di DKI Jakarta kami sedang menyelenggarakan pelayanan KB, dari 7 September kemarin sudah berlangsung sampai dengan 7 Oktober 2026. Jadi selama satu bulan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk lebih dekat dengan layanan,” ujar Arini dalam wawancara radio 91,2FM Pro1 RRI Jakarta, Senin, 14 September 2026.

Menurutnya, pelayanan KB sebenarnya telah tersedia di berbagai fasilitas kesehatan di Jakarta. Namun, selama momentum tersebut, edukasi dan penyebaran informasi mengenai jenis serta pilihan kontrasepsi dilakukan lebih masif. Masyarakat yang masih ragu, bingung menentukan metode, atau ingin mengganti metode kontrasepsi dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk berkonsultasi.

Konselor Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi Pusat Pelayanan Keluarga (Puspa) Jakarta, Riani menjelaskan, masyarakat dapat berkonsultasi mengenai kontrasepsi dan kesehatan reproduksi melalui Puspa, penyuluh KB di tingkat kelurahan maupun tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Pesan saya untuk perempuan di Jakarta, jangan takut untuk mencari informasi terkait kesehatan reproduksi dan kontrasepsi. Sekarang momennya KB serentak dari tanggal 7 sampai tanggal 7 Oktober, dimanfaatkan saja untuk konsultasi dan menanyakan seputaran KB atau tentang kesehatan reproduksi,” kata Riani.

Ia menambahkan, konsultasi juga dapat dilakukan secara daring melalui layanan Puspa Jakarta. Masyarakat dapat mengakses informasi dan layanan konsultasi melalui situs Puspa Jakarta, yang juga menyediakan informasi mengenai berbagai persoalan keluarga, anak, remaja, serta kesehatan reproduksi.

Sementara itu, Arini mengingatkan masyarakat agar tidak menentukan pilihan kontrasepsi berdasarkan mitos atau informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat dapat berkonsultasi langsung ke fasilitas kesehatan, mulai dari tempat praktik mandiri bidan (TPMB), puskesmas pembantu, puskesmas, RSUD maupun rumah sakit swasta yang melayani pelayanan KB.

“Jangan sampai menentukan pilihan itu berdasarkan mitos atau informasi-informasi yang memang belum dapat dipertanggungjawabkan. Manfaatkan juga momentum pelayanan KB dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia ini untuk lebih dekat dengan layanan,” ujarnya.

Arini berharap pelayanan KB serentak tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi yang tepat dan menentukan metode kontrasepsi sesuai kondisi serta kebutuhan masing-masing keluarga. Menurutnya, perencanaan keluarga yang baik pada akhirnya diharapkan dapat mendukung terwujudnya keluarga yang berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....