LSPR Kenalkan Inovasi Deteksi Dini Kanker bagi Individu Berkebutuhan Khusus

  • 27 Agt 2026 18:00 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • LSPR Institute of Communication and Business memperkenalkan sebuah cara untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini, yakni “SADARI Ceria” (Periksa Payudara Sendiri: Cerdas, Ramah, dan Inklusif).
  • Sebuah inovasi media komunikasi kesehatan yang memanfaatkan Video Peraga berbasis AI dan kartu pictogram untuk mendukung edukasi deteksi dini.
  • Kegiatan diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas orang tua, remaja berkebutuhan khusus, relawan, serta pendamping remaja berkebutuhan khusus di Rumah Autis, Bekasi.

RRI.CO.ID, Jakarta - LSPR Institute of Communication and Business memperkenalkan sebuah cara untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini, yakni “SADARI Ceria” (Periksa Payudara Sendiri: Cerdas, Ramah, dan Inklusif). Sebuah inovasi media komunikasi kesehatan yang memanfaatkan Video Peraga berbasis AI dan kartu pictogram untuk mendukung edukasi deteksi dini.

Inovasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Penerapan AI Video Peraga dan Pictogram sebagai Media Edukasi Deteksi Dini Kanker Payudara bagi Kelompok Pendamping Remaja Berkebutuhan Khusus di Rumah Autis” yang dilaksanakan di Rumah Autis, Bekasi. Kegiatan diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas orang tua, remaja berkebutuhan khusus, relawan, serta pendamping remaja berkebutuhan khusus di Rumah Autis.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai pentingnya kesadaran terhadap kesehatan payudara, tetapi juga diperkenalkan pada cara menggunakan media komunikasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan individu berkebutuhan khusus. Program ini memperoleh pendanaan hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan tenaga medis.

Yolanda Stellarosa, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat LSPR mengatakan, SADARI Ceria dikembangkan dari pemahaman bahwa pesan kesehatan tidak selalu dapat disampaikan dengan cara yang sama kepada setiap kelompok. Bagi individu berkebutuhan khusus, informasi yang terlalu panjang, abstrak, atau hanya disampaikan secara verbal dapat menjadi lebih sulit dipahami.

Karena itu, LSPR mengembangkan Video Peraga berbasis AI dan kartu pictogram sebagai media komunikasi kesehatan yang membantu menerjemahkan informasi menjadi pesan visual, konkret, bertahap, dan lebih mudah digunakan kembali oleh orang tua maupun pendamping.

Ia menjelaskan, pictogram membantu menyederhanakan pesan menjadi petunjuk visual, sementara Video Peraga berbasis AI menyajikan tahapan edukasi secara sistematis dan konsisten. Keduanya dirancang bukan untuk menggantikan tenaga kesehatan maupun peran pendamping, tetapi menjadi alat bantu komunikasi ketika menyampaikan informasi kesehatan kepada remaja berkebutuhan khusus.

“SADARI Ceria kami kembangkan bukan hanya sebagai materi edukasi mengenai Periksa Payudara Sendiri, tetapi sebagai pendekatan komunikasi kesehatan yang lebih inklusif. Kami ingin informasi kesehatan dapat disampaikan dengan cara yang sederhana, visual, positif, dan tidak menimbulkan rasa takut. AI Video Peraga dan pictogram membantu menerjemahkan informasi tersebut menjadi pesan yang lebih mudah dipahami dan digunakan kembali oleh para pendamping,” ujar Yolanda Stellarosa dalam keterangan resminya, Kamis, 27 Agustus 2026.

Yolanda menerangkan, kegiatan ini menempatkan orang tua dan pendamping sebagai salah satu aktor penting dalam membangun literasi kesehatan bagi remaja berkebutuhan khusus. Kedekatan dan interaksi sehari-hari membuat pendamping memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara informasi kesehatan dan kebutuhan masing-masing individu.

“Dalam pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai SADARI sekaligus dikenalkan dengan penggunaan Video Peraga berbasis AI dan kartu pictogram. Peserta juga diajak berdiskusi mengenai cara menyampaikan pesan kesehatan dengan bahasa yang sederhana, positif, tidak menakutkan, serta disesuaikan dengan kemampuan penerima pesan,” katanya.

Kehadiran remaja berkebutuhan khusus bersama orang tua dan pendamping dalam kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana media visual dapat digunakan sebagai bagian dari proses komunikasi kesehatan.

“Video animasi mudah dipahami dan dapat ditonton berulang. Inovasi ini merupakan hal yang suportif bagi orang tua dan pendamping serta dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi kesehatan,” ujar salah satu peserta kegiatan.

Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam program SADARI Ceria menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya dapat digunakan untuk meningkatkan kecepatan produksi informasi, tetapi juga dapat diarahkan untuk menciptakan komunikasi yang lebih aksesibel dan inklusif.

Dalam program ini, AI digunakan untuk mendukung pengembangan video peraga agar pesan dapat disampaikan secara konsisten dan menarik. Sementara pictogram berfungsi sebagai perangkat komunikasi visual yang membantu menyederhanakan tahapan maupun pesan penting mengenai kesadaran kesehatan payudara.

Pendekatan tersebut menjadi contoh bagaimana keilmuan komunikasi dapat berkolaborasi dengan teknologi untuk menghasilkan solusi yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini diketuai oleh Yolanda Stellarosa dengan anggota tim Chrisdina dan Olivia D. Hutagaol, serta didukung oleh Sophia Bernadette, Irwan Hermawan, Erni Adi Astuti, tenaga medis, tenaga kependidikan, dan mahasiswa LSPR. Mahasiswa turut terlibat dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari persiapan media edukasi, pendampingan peserta, dokumentasi, hingga evaluasi.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi sekaligus mempertemukan keilmuan komunikasi, teknologi Artificial Intelligence, komunikasi kesehatan, dan prinsip inklusivitas dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....