Waktu yang Baik untuk Minum Susu? Ini Penjelasannya

  • 25 Jul 2026 01:38 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Susu merupakan salah satu minuman yang banyak dikonsumsi masyarakat karena mengandung berbagai nutrisi penting, seperti protein, kalsium, vitamin, dan mineral. Kandungan tersebut membuat susu sering menjadi bagian dari pola makan sehari-hari, baik untuk anak-anak, remaja, orang dewasa, maupun lanjut usia. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya, kapan sebenarnya waktu yang paling baik untuk minum susu agar manfaatnya dapat diperoleh secara optimal?

Pada dasarnya, waktu minum susu dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing orang. Tidak ada satu waktu yang mutlak paling baik untuk semua orang. Meski demikian, ada beberapa waktu yang bisa menjadi pilihan untuk mengonsumsi susu, dengan mempertimbangkan aktivitas, pola makan, dan tujuan konsumsi.

1. Pagi Hari Setelah Sarapan

Minum susu pada pagi hari dapat menjadi pilihan untuk melengkapi kebutuhan nutrisi sebelum memulai aktivitas. Susu mengandung protein yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Bagi anak-anak yang memiliki aktivitas sekolah, minum susu setelah sarapan dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Namun, susu sebaiknya tidak dijadikan pengganti sarapan utama. Tetap konsumsi makanan bergizi, seperti nasi atau sumber karbohidrat lainnya, lauk berprotein, sayuran, dan buah.

2. Di Antara Waktu Makan

Susu juga dapat diminum sebagai bagian dari camilan di antara waktu makan utama. Misalnya, susu dapat dikonsumsi pada pagi menjelang siang atau sore hari. Waktu ini cocok bagi mereka yang membutuhkan tambahan asupan nutrisi di sela-sela aktivitas.

Agar lebih seimbang, susu dapat dikombinasikan dengan makanan ringan bergizi, seperti buah, roti gandum, atau kacang-kacangan. Dengan demikian, tubuh mendapatkan asupan energi dan nutrisi yang lebih beragam.

3. Setelah Berolahraga

Bagi orang yang aktif berolahraga, susu dapat dikonsumsi setelah latihan sebagai salah satu pilihan sumber protein. Protein berperan dalam membantu proses pemeliharaan dan pemulihan otot setelah aktivitas fisik.

Meski demikian, kebutuhan setelah olahraga tidak hanya bergantung pada susu. Tubuh juga membutuhkan cairan yang cukup dan makanan dengan kandungan karbohidrat serta protein yang sesuai dengan intensitas olahraga.

4. Malam Hari Sebelum Tidur

Sebagian orang memilih minum susu pada malam hari sebelum tidur. Kebiasaan ini dapat menjadi pilihan, terutama jika susu menjadi bagian dari rutinitas makan sehari-hari. Kandungan protein dalam susu juga dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian.

Namun, tidak semua orang merasa nyaman minum susu menjelang tidur. Bagi sebagian orang, minum susu terlalu dekat dengan waktu tidur dapat menyebabkan rasa penuh atau gangguan pencernaan. Oleh karena itu, sesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

5. Sesuaikan dengan Kondisi Tubuh

Waktu terbaik minum susu sebenarnya bergantung pada kebutuhan dan toleransi setiap orang. Bagi orang yang mengalami intoleransi laktosa, misalnya, minum susu dalam jumlah banyak dapat menimbulkan keluhan seperti kembung, sakit perut, atau diare. Pilihan susu bebas laktosa dapat menjadi alternatif bagi mereka yang membutuhkan.

Selain itu, orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang menjalani pengaturan pola makan sebaiknya menyesuaikan konsumsi susu dengan anjuran tenaga kesehatan.

6. Jangan Berlebihan Mengonsumsi Susu

Meskipun susu memiliki banyak kandungan nutrisi, konsumsi susu tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Terlalu banyak mengonsumsi susu, terutama susu dengan tambahan gula, dapat meningkatkan asupan kalori dan gula harian.

Pilih susu sesuai kebutuhan dan perhatikan kandungan gizinya. Untuk konsumsi sehari-hari, susu dengan kandungan gula tambahan yang lebih rendah dapat menjadi pilihan yang lebih baik.

Tidak ada waktu tunggal yang berlaku untuk semua orang sebagai waktu terbaik minum susu. Susu dapat dikonsumsi setelah sarapan, sebagai camilan di antara waktu makan, setelah berolahraga, maupun pada malam hari sebelum tidur. Yang terpenting adalah menyesuaikan waktu konsumsi dengan kebutuhan tubuh, pola makan, aktivitas, serta kondisi kesehatan masing-masing.

Selain itu, susu sebaiknya menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang, bukan sebagai pengganti makanan utama. Dengan mengatur jumlah dan waktu konsumsi secara tepat, susu dapat menjadi salah satu sumber nutrisi yang mendukung kesehatan dan kebugaran tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....