Ventilasi Udara saat Memasak, Hindari Penumpukan Asap Dapur dalam Ruangan
- 09 Jun 2026 19:36 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Aktivitas sehari-hari di dalam rumah, seperti memasak, dapat menimbulkan polusi udara di dalam ruangan, terlebih jika sirkulasi udaranya terbatas. Asap yang dihasilkan dari aktivitas memasak akan terjebak di dalam ruangan atau rumah, sehingga dapat membahayakan kesehatan keluarga.
Asap masakan mengandung berbagai senyawa yang dapat menjadi polutan udara, termasuk debu halus, gas, dan uap. Paparan asap dapur ini dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, serta iritasi pada mata, hidung, hingga tenggorokan. Bahkan, asap dapur juga dapat menyebabkan serangan asma bagi orang yang sensitif.
Terkait hal tersebut, Ketua Subkelompok Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Rahmat Aji Pramono, menekankan pentingnya menjaga kualitas udara di dalam rumah. Salah satunya dengan menyediakan ventilasi, untuk mengalirkan udara dari dalam ke luar rumah, sehingga terjadi pergantian udara yang sehat.
“Misalnya lagi menggoreng, itu kan mengeluarkan asap. Kalau rumahnya tertutup, tidak ada ventilasi yang baik, itu asap masaknya jadi polusi udara di dalam rumah,” ujar Rahmat Aji Pramono, di Jakarta, pada Selasa 9 Juni 2026.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa terdapat dua jenis ventilasi, yakni ventilasi alami dan ventilasi mekanik. Ventilasi alami umumnya memanfaatkan tiupan angin yang masuk melalui jendela, pintu, dan ventilasi di atas pintu atau jendela. Sementara ventilasi mekanik menggunakan mesin, seperti kipas angin yang ditempatkan di dalam ruangan atau dipasang pada dinding.
“Tolong kalau memasak, ventilasinya harus disiapkan, dibuka jendelanya, agar ketika memasak, asap dari masakannya itu bisa segera keluar dari rumah, tidak menjadi polusi di dalam rumah. Itu yang paling sering tidak disadari oleh masyarakat,” katanya.
Selain itu, Ia menyarankan masyarakat untuk membuka jendela setiap pagi. Namun perlu diperhatikan pula bahwa jendela juga memungkinkan masuknya polusi dari luar ke dalam rumah. Seperti asap kendaraan bermotor, asap pabrik, hingga debu yang berasal dari jalan raya. Untuk itu, Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka jendela apabila polusi udara di luar rumah sedang tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....