Bahaya Tahan Buang Air Kecil Picu Berbagai Penyakit
- 20 Apr 2026 12:41 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Buang air kecil merupakan proses membuang sisa limbah yang tidak lagi diperlukan oleh tubuh melalui urin. Frekuensi buang air kecil dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, tetapi biasanya seseorang dapat pipis sebanyak 6–7 kali dalam sehari. Meski begitu, tidak sedikit orang yang menunda untuk buang air kecil (BAK).
Dilansir dari laman resmi media alodokter.com, pada Senin 20 April 2026, kebiasaan menahan buang air kecil atau pipis sering dianggap sepele oleh sebagian orang. Padahal, kebiasaan ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan, terutama pada saluran kemih. Jika dilakukan terus-menerus, menahan pipis dapat memicu berbagai gangguan yang cukup serius.
Salah satu penyakit yang sering terjadi akibat kebiasaan ini adalah Infeksi Saluran Kemih. Kondisi ini terjadi ketika bakteri berkembang biak di saluran kemih, karena urine yang tertahan terlalu lama. Gejalanya meliputi nyeri saat buang air kecil, sering ingin pipis, hingga rasa tidak nyaman di bagian bawah perut.
Selain itu, menahan pipis juga dapat menyebabkan gangguan pada kandung kemih. Kandung kemih yang terlalu sering menahan urine bisa melemah dan kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, seseorang bisa mengalami kesulitan mengontrol buang air kecil di kemudian hari.
Dalam kasus yang lebih parah, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko terbentuknya Batu Kandung Kemih. Endapan mineral dari urine yang terlalu lama tertahan dapat mengkristal dan membentuk batu yang menimbulkan rasa nyeri hebat.
Tak hanya itu, menahan pipis juga dapat berdampak pada kesehatan ginjal. Jika urine terus tertahan, maka tekanan dapat meningkat dan berisiko menyebabkan gangguan seperti Gagal Ginjal dalam jangka panjang.
Para ahli kesehatan menyarankan agar tidak menunda keinginan buang air kecil. Idealnya, seseorang segera ke toilet saat tubuh memberi sinyal ingin pipis untuk mencegah penumpukan bakteri dan tekanan berlebih pada organ tubuh.
Selain itu, penting untuk menjaga asupan cairan yang cukup agar sistem kemih tetap bekerja dengan baik. Minum air putih secara teratur dapat membantu membersihkan saluran kemih dari bakteri berbahaya.
(Trisna Mutia Tihara – Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....