Anak Pernah Kena Pneumonia, Ini 3 Barang di Rumah Biar Nggak Kambuh
- 01 Apr 2026 11:45 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Anak Pernah Kena Pneumonia, Ini 3 Barang di Rumah Biar Nggak Kambuh
RRI.CO.ID, Jakarta - Data WHO menunjukkan, pneumonia menyebabkan lebih dari 700.000 kematian anak balita setiap tahun di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia.
Angka ini menjadi pengingat bahwa pneumonia bukan penyakit sekali sembuh lalu selesai. Anak yang pernah mengalaminya, sangat beresiko terkena gangguan pernapasan berulang
Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dalam zoom meeting di Jakarta, Rabu 1 Maret 2026, mengatakan, polusi udara merupakan faktor risiko lingkungan terbesar untuk pneumonia. Paparan polutan seperti asap rokok, asap dapur, hingga partikel debu halus (PM2.5) dapat merusak mekanisme pertahanan di saluran napas anak. 3 Barang Wajib di Rumah Cegah Pneumonia Anak Kambuh Lagi
Untuk itu, menjaga kualitas lingkungan di rumah, terutama di kamar anak menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan. Berikut 3 barang yang sebaiknya tersedia di rumah sebagai upaya pencegahan.
- Termometer Digital dan Oksimeter Anak
Pemantauan kondisi kesehatan anak perlu dilakukan secara berkala, terutama setelah riwayat pneumonia. Termometer digital membantu mendeteksi kenaikan suhu tubuh secara cepat.
Sementara oksimeter berfungsi mengukur kadar oksigen dalam darah. Jika terjadi penurunan saturasi oksigen, orang tua bisa segera mengambil tindakan sebelum kondisi memburuk.
- Dehumidifier dan Hygrometer
Kelembapan udara yang terlalu tinggi dapat memicu pertumbuhan jamur, bakteri, dan tungau semua ini adalah pemicu gangguan pernapasan. Hygrometer membantu memantau tingkat kelembapan ruangan.
Sementara dehumidifier bekerja menjaga kelembapan tetap stabil di angka ideal. Dengan begitu, risiko munculnya udara pengap dan lembap yang berbahaya bagi paru-paru anak bisa diminimalkan.
- Air Purifier dengan Filter HEPA
Selain suhu dan kelembapan, kualitas udara menjadi faktor krusial yang sering tidak terlihat. Udara di dalam rumah bisa mengandung berbagai polutan berbahaya seperti debu halus, asap, bulu hewan, hingga zat kimia dari aktivitas sehari-hari. Penggunaan air purifier dengan filter HEPA13 menjadi solusi efektif untuk menyaring partikel berbahaya di udara.
Salah satu air purifier yang bisa dipertimbangkan adalah Levoit Core 300s. Dirancang khusus dengan 3 tahap filtrasi modern. Pre filter dan true HEPA13 filter mampu menyaring 99,97% partikel kotor berukuran sekecil 0,3 mikron. Serta high efficiency carbon active filter, yang mampu menyerap bau tak sedap, asap, hingga senyawa VoC.
Selain itu, Levoit Core 300s juga dilengkapi teknologi AirSight™ Plus, sehingga mampu mendeteksi kualitas udara dengan sensitivitas dua kali lebih tinggi dibandingkan sensor inframerah biasa, lalu menyesuaikan kinerjanya secara otomatis.
Tak hanya itu, air purifier ini, juga punya teknologi vortex air terintegrasi. Yang mampu mempercepat sirkulasi udara di dalam ruangan, sehingga proses pembersihan udara menjadi lebih optimal dan merata.
Lingkungan Sehat, Napas Anak Lebih Terjaga
Mencegah kambuhnya pneumonia tak cukup hanya dengan pengobatan, tetapi perlu didukung oleh lingkungan yang sehat. Dengan memastikan kamar anak bebas polusi, tidak lembap, serta memiliki kualitas udara yang terjaga, risiko gangguan pernapasan berulang dapat ditekan.
Menghadirkan perangkat seperti air purifier dengan filter HEPA13, termasuk Levoit Core 300s, menjadi salah satu langkah nyata untuk menciptakan udara yang lebih bersih di rumah. Karena pada akhirnya, kualitas udara yang baik adalah investasi penting untuk kesehatan pernapasan anak dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....