Rekomendasi Buku Jenjang A di SIBI untuk Dibacakan kepada Anak

  • 30 Sep 2026 15:57 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta — Membacakan buku cerita dapat menjadi salah satu cara bagi orang tua untuk mengenalkan kebiasaan membaca pada anak sejak usia dini. Selain menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan orang tua dan anak, kegiatan membaca bersama juga dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk mengenal kosakata, memahami cerita, dan belajar berkomunikasi.

Salah satu pilihan bacaan dapat ditemukan melalui Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI). Dalam katalog buku nonteks, SIBI membagi bacaan berdasarkan jenjang kemampuan membaca. Jenjang A atau pembaca dini ditujukan untuk anak dengan rentang usia 0–7 tahun yang masih membutuhkan pendampingan saat membaca. Berikut tiga rekomendasi cerita jenjang A yang dapat menjadi pilihan orang tua untuk dibacakan kepada anak:

1. Aku Sudah Besar

Buku karya Futri Wijayanti yang diilustrasikan oleh Rizkia Gita ini bercerita tentang seorang anak yang mulai mampu melakukan berbagai hal secara mandiri. Mulai dari mandi, memakai baju, hingga makan sendiri. Cerita ini juga mengenalkan hubungan antara kakak dan adik, seperti ketika sang kakak membantu mengasuh adiknya yang masih kecil.

Cerita Aku Sudah Besar dapat menjadi bahan bagi orang tua untuk mengenalkan konsep kemandirian kepada anak melalui kegiatan sehari-hari. Anak juga dapat diajak memahami bahwa kemampuan yang dimiliki kakak dan adik dapat berbeda sesuai dengan usianya.

2. Gambar Lucu Mika

Cerita ini mengangkat rasa ingin tahu anak terhadap suatu hal. Cerita bermula ketika Mika melihat kakaknya, Gio, berkirim pesan dengan gambar lucu. Didasari oleh rasa penasaran, Mika kemudian mencoba menggunakan ponsel milik kakaknya.

Dalam cerita ini, Tyas Widjati dan Faza mengenalkan penggunaan emotikon untuk menunjukkan perasaan. Cerita ini juga mengajarkan pentingnya meminta izin sebelum menggunakan barang milik orang lain serta meminta maaf ketika melakukan kesalahan.

3. Kue Kimu

Berbeda dengan dua buku sebelumnya, Kue Kimu karya Lia Herliana dengan ilustrasi Ratu Wulan menggunakan tokoh hewan dalam ceritanya. Kisahnya bercerita tentang Kimu yang membuat kue bingka pisang untuk Nara yang sedang sakit. Saat kuenya mengalami masalah karena lengket di cetakan, Kimu mencari cara agar kue tersebut tetap dapat diberikan kepada Nara.

Cerita Kue Kimu dapat menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengenalkan empati dan kepedulian kepada anak, terutama ketika ada teman yang sedang sakit. Anak juga dapat diajak memahami bahwa sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan masih dapat diperbaiki dengan mencari solusi.

Itu dia tiga buku jenjang A yang dapat menjadi pilihan orang tua untuk membacakan cerita kepada anak. Agar kegiatan membaca tidak hanya berlangsung satu arah, anak juga dapat diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, atau menceritakan kembali bagian yang menarik baginya.

Ketiga buku tersebut memiliki visual yang menarik dengan penggunaan warna-warna cerah dan ilustrasi yang menggambarkan berbagai aktivitas tokoh. Bahasa yang digunakan pun sederhana sehingga mudah dipahami oleh anak. Kehadiran bahasa isyarat dalam buku juga dapat menjadi pilihan bagi orang tua untuk mengenalkan bentuk komunikasi tersebut kepada anak.

(Syahrani Alyssia Tunggadewi - Universitas Negeri Jakarta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....