BRIN Kembangkan Panel Karet untuk Tingkatkan Keselamatan Perlintasan Kereta Api
- 29 Sep 2026 20:48 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional, disingkat BRIN mengembangkan teknologi Rubber Crossing Plate (RCP) atau panel perlintasan berbahan karet alam yang ditujukan untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya.
Perlintasan sebidang memiliki sejumlah risiko bagi pengguna jalan, mulai dari permukaan yang kurang stabil hingga kendaraan yang tergelincir atau mogok saat melintasi rel kereta api.
"RCP merupakan panel perlintasan berbahan karet alam yang dipasang di antara rel dan jalan raya. Panel ini dirancang untuk menciptakan permukaan perlintasan yang lebih rata dan stabil, sekaligus memberikan daya cengkeram yang baik bagi kendaraan," tulis akun Instagram resmi BRIN, @brin_indonesia, dikutip Selasa, 29 September 2026.
BRIN menjelaskan, material RCP dirancang agar mampu menghadapi berbagai kondisi lingkungan yang memiliki ketahanan terhadap aus, korosi, serta paparan sinar ultraviolet.
Penggunaan karet alam yang sifatnya elastis ini, membuat material tersebut dapat digunakan untuk menghadapi perubahan lingkungan dan juga dinilai sesuai dengan kondisi Indonesia yang memiliki iklim tropis dengan paparan sinar matahari dan curah hujan yang cukup tinggi.
Selain menggunakan karet alam, BRIN juga memanfaatkan nickel sludge atau limbah dari industri nikel sebagai material penguat dalam pengembangan RCP. Pemanfaatan limbah tersebut untuk menghasilkan material dengan kekuatan dan daya tahan yang lebih baik sekaligus mendukung pemanfaatan limbah industri.
Periset BRIN, Ade Sholeh Hidayat, mengatakan teknologi RCP yang dikembangkan telah dikuasai secara teknologi dan membutuhkan sinergi dengan industri serta kebijakan pemerintah agar dapat diterapkan untuk mendukung standar keselamatan nasional.
"Secara teknologi kita sudah menguasai. Kini kita butuh sinergi industri dan kebijakan pemerintah untuk menerapkan teknologi ini demi standar keselamatan nasional yang lebih baik," kata Ade Sholeh Hidayat, Periset Pusat Riset Komposit dan Biomaterial BRIN.
BRIN menyebut RCP saat ini sudah siap untuk dikembangkan lebih lanjut dan digunakan sebagai material perlintasan kereta api di Indonesia. (Salwa Basyarewan - Universitas Gunadarma)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....