Iyus, Warga Indonesia Pertama yang Jadi Sopir Bus di Jepang
- 11 Feb 2025 22:33 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Seorang pria asal Indonesia, Iyus (40), akan menjadi sopir bus asing status pekerja terampil khusus Jepang. Ia dijadwalkan mulai bekerja sebagai sopir bus wisata untuk sebuah perusahaan di Tokyo pada tahun fiskal mendatang yang dimulai April 2025.
Menurut NHK World Japan, Iyus adalah satu-satunya warga negara asing yang lulus ujian kelayakan untuk kategori bus pada Desember 2024. Keberhasilannya terjadi setelah pemerintah Jepang membuka sektor transportasi darat bagi pekerja asing melalui program pekerja berketerampilan khusus (SSW) Jepang.
Berbicara kepada wartawan pada Rabu 5 Februari 2025, Iyus menyatakan bahwa menjadi pengemudi profesional adalah impiannya yang menjadi kenyataan. Ia juga mengatakan akan berkendara dengan aman untuk memberikan layanan yang nyaman kepada pelanggan.
Jepang saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja di sektor taksi dan bus. Sebagai respons, pemerintah menyediakan ujian Surat Ijin Mengemudi atau SIM dalam berbagai bahasa untuk menarik lebih banyak pekerja asing.
Status SSW ditujukan bagi pekerja asing dengan keterampilan khusus di industri tertentu. Sektor transportasi darat, termasuk taksi dan bus, baru-baru ini dibuka untuk pekerja asing setelah revisi undang-undang imigrasi oleh parlemen Jepang tahun lalu.
Pekerja dengan status SSW dibagi menjadi dua kategori: No.1 dan No.2. Iyus berada di kategori No.1, yang berlaku untuk pekerjaan dengan tingkat keterampilan khusus dan memiliki masa tinggal maksimal lima tahun.
Keberhasilan Iyus diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan transportasi wisatawan internasional di Jepang. Pada tahun 2024, jumlah pengunjung mencapai 36,8 juta orang, meningkat signifikan dari 25,07 juta pada tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini menjadi simbol bagi banyak pekerja asing yang bermimpi bekerja di Jepang. Diharapkan, kontribusi Iyus dapat meningkatkan layanan transportasi bagi wisatawan di negara tersebut. (Kayla Maisie Ayu Putri Muslim, Mahasiswa magang dari Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta berkontribusi dalam menyusun artikel ini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....