Tangani Dampak Karhutla, Kemenhut Perkuat Call Center Penyelamatan Satwa

  • 05 Sep 2026 21:32 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jalur pelaporan penyelamatan satwa liar, untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan
  • Masyarakat yang menemukan orangutan, atau satwa liar lainnya yang terdampak karhutla, diminta segera menghubungi call center, yang akan disosialisasikan lebih masif

RRI.CO.ID, Jakarta : Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jalur pelaporan penyelamatan satwa liar, untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Masyarakat yang menemukan orangutan, atau satwa liar lainnya yang terdampak karhutla, diminta segera menghubungi call center, yang akan disosialisasikan lebih masif.

Menhut Raja Antoni mengatakan, call center itu sebelumnya sudah tersedia. Dan menjadi bagian dari kerjasama yang selama ini berjalan, antara Kementerian Kehutanan, Balai KSDA Kemenhut Kalteng, serta organisasi konservasi seperti BOSF, OFI dan OFI UK.

Penguatan dilakukan, agar masyarakat lebih cepat mengetahui jalur yang harus dihubungi, ketika menemukan satwa liar terdampak karhutla. “Kita berharap nanti setiap masyarakat, yang menemukan orangutan atau satwa liar lainnya di kampung mereka, telepon ke nomor ini,” ujar Menhut Raja Antoni, di Nyaru Menteng, Kalteng, Sabtu, 5 September 2026.

Setelah laporan diterima, tim yang berada paling dekat dengan lokasi akan melakukan penyelamatan. Tim itu dapat berasal dari BOSF, OFI, OFI UK maupun Balai KSDA Kementerian Kehutanan. Menhut mengatakan, mekanisme itu diharapkan mempercepat penanganan satwa, yang membutuhkan pertolongan.

Selain memperkuat jalur pelaporan, frekuensi patroli penyelamatan satwa juga akan ditingkatkan. “Patroli yang sebelumnya dilakukan secara berkala, akan diperbanyak menjadi setiap hari, sekaligus disertai sosialisasi kepada masyarakat mengenai langkah yang harus dilakukan, ketika menemukan orangutan atau satwa liar,” ucap Menhut.

Penguatan sistem pelaporan dinilai penting, karena dampak karhutla terhadap satwa tidak hanya berasal dari api, tetapi juga asap. Raja Antoni menegaskan, upaya penyelamatan satwa akan terus diperkuat, seiring penanganan karhutla.

Berikut nomor call center 24 jam yang dapat dihubungi masyarakat:

BKSDA KALBAR: 0811 577 6767

BKSDA KALTENG: 0811 5218 500

BKSDA KALTIM: 0821 1333 8181

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....