Menko PMK Dorong Pemanfaatan AI untuk Efisiensi Birokrasi

  • 05 Nov 2025 20:04 WIB
  •  Jakarta

KBRN, Jakarta : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, menegaskan pentingnya pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), dalam meningkatkan efisiensi birokrasi, sekaligus menjaga keseimbangan hidup pegawai. Hal itu ia sampaikan, dalam acara Puncak Bulan Inovasi Birokrasi Berbasis Kecerdasan Artifisial Kemenko PMK 2025, di Aula Heritage, Jakarta, Senin (3/11/2025).

Menko PMK menjelaskan, penggunaan teknologi berbasis AI bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis untuk mewujudkan birokrasi yang produktif, adaptif, dan manusiawi.

“Teman-teman ini punya aspirasi untuk bisa work-life balance. Kerjaan selesai, tapi juga punya waktu untuk belajar dan hidup normal. Oleh karena itu, kita manfaatkan perkembangan teknologi baru, artificial intelligence,” ujarnya, dikutip dari kemenkopmk.go.id, Selasa (4/11/2025).

Pratikno menegaskan, AI memang memiliki risiko, namun tidak dapat dihindari. “Risiko AI memang ada, tapi kita tidak punya pilihan selain menggunakannya. Manusia tidak akan digantikan oleh AI, tetapi oleh manusia dengan AI. Karena itu, kita harus terus memperbarui kemampuan kita, dan memanfaatkan teknologi ini untuk kebaikan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 26 tim dari unit kerja eselon II berkompetisi, dan terpilih enam inovasi terbaik, yaitu SI-OPTIMA, SAPA AI, One Health Hub, AURORA, PMK Legal Solutions, dan Gizi Growly. Menko PMK berharap, seluruh inovasi hasil kompetisi dapat segera diterapkan mulai tahun depan, dengan pengawasan dan verifikasi manusia.

Ia juga mengapresiasi dukungan mitra seperti Microsoft, IBM, GoTo, Salesforce, dan Kadin Institute, yang turut memperkuat ekosistem inovasi berbasis AI di Kemenko PMK. “Dengan berbasis data dan analisis yang kuat, kita bisa melakukan precision policy, precision planning, dan precision budgeting dengan energi manusia yang lebih efisien,” ucapnya. (Asmy Fadhilah - mahasiswi magang Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....