Kapolda hingga Pangdam Pertaruhkan Jabatan Hadapi Karhutla

  • 18 Jun 2026 20:46 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta : Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, menegaskan seluruh pemangku kepentingan di daerah, harus meningkatkan kesiapsiagaan, menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu, setiap pejabat baik Kapolda, Kapolres hingga Panglima Kodam, dapat digeser atau mempertaruhkan jabatannya dalam penanganan karhutla.

Hal itu disampaikan Menko Polkam, usai Rapat Koordinasi Khusus Pengendalian Karhutla Tahun 2026, di kantor Kementerian Kehutanan, Kamis, 18 Juni 2026. Rakor turut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, dan Wakil Menteri Kehutanan Rokhmad Marzuki.

Menurut Djamari, pemerintah akan menerapkan evaluasi ketat, terhadap kinerja aparat dan pimpinan daerah, dalam mengendalikan karhutla. Ia menegaskan, jabatan para pejabat terkait menjadi taruhan, apabila gagal menjalankan tugas pencegahan dan penanganan kebakaran.

“Tetap berlaku (pemindahan jabatan). Bukan hanya Kapolda, Kapolres, sampai Panglima Kodam juga, Danrem, tetap itu mempertaruhkan jabatannya tadi saya ingatkan,” ujar Djamari Chaniago.

Ia menjelaskan, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Nino diperkirakan mulai berlangsung, pada minggu ketiga bulan ini. Ia menyatakan perlu koordinasi yang baik antara seluruh pihak, untuk bekerja lebih keras.

“Berdasarkan perhitungan dan perkiraan dari BMKG, El Nino akan sudah mulai berjalan, mulai dari minggu ketiga bulan ini sampai dengan berikutnya. Dan ini memerlukan kesiapan yang sama-sama kita lakukan lebih keras, untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Meski demikian, Djamari menilai, upaya pengendalian karhutla dalam beberapa waktu terakhir, menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, capaian tersebut harus dipertahankan, dan ditingkatkan melalui kerja sama yang solid.

“Ada kemajuan dari tahun yang lalu ke tahun sekarang, ada satu kemajuan yang harus kita jaga, dan bahkan harus kita capai lebih baik lagi. Kebersamaan untuk melakukan ini sudah kita bentuk, pemahamannya juga sudah sama semua, tinggal kita melaksanakan ini. Hari ini kita punya kesepakatan bersama untuk menangani ini,” ucap Djamari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....