Polda Metro Jaya Cegah Dugaan Tawuran di Cipayung

  • 19 Agt 2026 15:43 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Tim Patroli Gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya berhasil mencegah dugaan aksi tawuran di Jalan Raya Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur pada Rabu dini hari, 19 Agustus 2026.
  • Polisi mengamankan empat pemuda dan sejumlah barang bukti termasuk tiga bilah senjata tajam dan dua sepeda motor dari lokasi dugaan tawuran.
  • Seluruh pemuda yang diamankan beserta barang bukti telah diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

RRI.CO.ID, Jakarta – Tim Patroli Gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur, berhasil mencegah dugaan aksi tawuran di Jalan Raya Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu dini hari, 19 Agustus 2026. Dalam penindakan itu, polisi mengamankan empat pemuda dan sejumlah barang bukti, berupa tiga bilah senjata tajam dan dua sepeda motor.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, seluruh pemuda yang diamankan beserta barang bukti, telah diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Seluruh pemuda beserta barang bukti telah diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur, untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut," ujar Henik dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026, sebagaimana dikutip dari Antara.

Henik menjelaskan, penindakan itu dilakukan, setelah tim gabungan menjalankan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), sejak Selasa, 18 Agustus 2026, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah. "Sekitar pukul 03.51 WIB, petugas menerima laporan dari warga, mengenai sekelompok pemuda yang berkumpul, dan diduga hendak melakukan tawuran," kata Henik.

Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemantauan, sekaligus mencegah terjadinya bentrokan. Beberapa pemuda berusaha melarikan diri ketika mengetahui kedatangan polisi, tetapi petugas berhasil mengamankan empat orang.

Henik mengatakan, patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan akan terus ditingkatkan, terutama pada waktu yang berpotensi digunakan untuk melakukan tawuran, atau gangguan keamanan lainnya. "Kehadiran personel di lapangan, merupakan upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mencegah aksi yang membahayakan warga," kata Henik.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mengapresiasi masyarakat. Yang turut berperan, dengan memberikan informasi kepada kepolisian, ketika melihat adanya potensi gangguan keamanan.

"Keterlibatan warga sangat penting dalam mencegah gangguan keamanan sejak dini. Kami juga mengimbau para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat aksi tawuran," ucap Budi.

Polda Metro Jaya juga mengajak masyarakat untuk segera melapor, apabila menemukan indikasi gangguan keamanan, dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan sekitar. Yakni melalui kantor polisi terdekat, atau layanan Call Center Polri 110. (Ike Chelia Putri – mahasiswi magang Universitas Gunadarma)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....