Polisi Ungkap Modus Curanmor Sasar Pelajar di Tambora, Dua Pelaku Ditangkap
- 25 Mei 2026 19:19 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Polisi berhasil menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus penipuan yang menyasar pelajar berseragam terjadi di wilayah Tambora, Jakarta Barat.
Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, menjelaskan kedua pelaku berinisial AS dan AP menggunakan trik psikologis untuk mengelabui korban.
“Pelaku mencari pelajar yang masih berseragam, kemudian memepet di jalan dan mengajukan pertanyaan atau tuduhan yang tidak berdasar hingga korban bingung dan mengikuti kemauan pelaku,” ujar Sudrajat kepada wartawan, Senin, 25 Mei 2026.
Sudrajat menjelaskan, dalam aksinya pelaku kerap melontarkan tuduhan palsu, seperti menuduh korban mencuri atau menabrak seseorang. Menurut Sudrajat, hal itu dilakukan untuk menekan kondisi mental korban agar menuruti perintah pelaku.
“Korban dibuat seolah-olah bersalah atas sesuatu yang tidak dilakukan. Dari situ pelaku mengarahkan korban ke tempat tertentu, lalu kendaraan diambil,” katanya.
Meski demikian, polisi memastikan tidak ada kekerasan fisik dalam aksi tersebut. Pelaku hanya mengandalkan manipulasi psikologis sehingga korban merasa linglung dan menurut.
Menurutnya, pelaku sengaja menyasar pelajar atau anak di bawah umur yang dinilai lebih mudah dipengaruhi.
“Sejauh ini pelaku tidak ada mengancam korban, namun menggunakan trik psikologis seperti membuat korban bingung sehingga mengikuti apa yang diinginkan oleh dari pelaku,” jelasnya.
Ia mengatakan, kasus terakhir terjadi di kawasan Jalan Bandengan, Tambora, pada Minggu, 24 Mei 2026.
Setelah dilakukan penyelidikan, kedua pelaku berhasil ditangkap di kawasan Pekojan pada hari yang sama sekitar pukul 18.00 WIB.
“Untuk pelaku sendiri residivis dan terakhir melakukan hal yang sama, namun sudah keluar terakhir pada tahun 2022,” ungkapnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan pelajar, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berada di jalan.
“Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya jika dihampiri orang tidak dikenal dengan tuduhan atau pertanyaan mencurigakan. Segera menjauh atau laporkan ke pihak berwajib,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....