Solidaritas Perantau Kebumen di Jakarta Tetap Guyub
- 07 Sep 2025 23:59 WIB
- Jakarta
KBRN, Jakarta: Persaudaraan menjadi modal penting bagi para perantau asal Kebumen, Jawa Tengah yang menetap di Jakarta. Forum Komunikasi Pemuda Condong atau FKPC bersama komunitas Pasir Mas Braling berupaya menjaga rasa guyub itu lewat berbagai kegiatan silaturahmi.
Pada hari Minggu, 7 September 2025, keduanya mengadakan kopi darat bersama di Situ Gintung, Tangerang Selatan. Acara ini diwarnai dengan hiburan tradisional kuda lumping dari Sanggar Madya Laras, serta ramah tamah antaranggota. “Acara ini terlaksana berkat rasa guyub yang tinggi serta niat mempererat silaturahmi perantau Kebumen di Jakarta,” ujar Warsito, Ketua FKPC, dalam wawancara radio 92,* FM Pro4 RRI Jakarta, Jumat, 5 September 2025.
FKPC sendiri berdiri sejak 1 Maret 2013 dengan inisiator Wahidin, Slamet Sukardi, dan Sukiman. Kini mereka memiliki 63 anggota tetap yang seluruhnya berasal dari Dusun Condong, Kebumen. “FKPC bukan sekadar perkumpulan nongkrong, tapi wadah pemuda untuk nguri-uri budaya, mempererat persaudaraan, mengadakan kegiatan sosial, dan menyalurkan hobi,” kata Warsito.
Kegiatan rutin mereka cukup beragam. Setiap bulan diadakan arisan bergilir dengan basecamp di Legoso, Ciputat, disertai iuran wajib. Dana itu dibagi untuk konsumsi, kas komunitas, dan kegiatan sosial. “Iuran ini bagian dari komitmen kebersamaan, supaya kegiatan terus berjalan dan ada manfaat untuk sesama,” ucap Warsito.
Kegiatan FKPC beragam, mulai dari kopdar rutin, kolaborasi dengan komunitas lain, bakti sosial, hingga hiburan tradisional. Pegiat komunitas FKOC, Darwanto menegaskan, “FKPC bukan hanya perkumpulan orang nongkrong, tapi wadah pemuda untuk nguri-uri budaya, mempererat persaudaraan, mengadakan kegiatan sosial, dan menyalurkan hobi.”
Agenda olahraga juga tak kalah penting, mulai dari futsal, sepak bola, gowes bareng, hingga touring motor. “FKPC mencoba mewadahi hobi anggota supaya ada ruang ekspresi dan kebersamaan,” kata Warsito.
Solidaritas FKPC makin kuat dengan jejaring lintas komunitas. Kopdar bersama Pasir Mas Braling menjadi salah satu bentuk kolaborasi itu. “Kami ingin tunjukkan bahwa meski di perantauan, persaudaraan orang Kebumen tetap erat tanpa pandang bulu,” ujar Warsito menjelaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....