Diplomasi Budaya Indonesia Menggema di Panggung Dunia
- 04 Mei 2026 22:55 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Kekayaan budaya Indonesia kembali bersinar di panggung internasional. Kelompok musik etnik modern, Ki Ageng Ganjur, sukses memukau ribuan penonton dalam ajang International Folklore Festival Boysun Bakhori di wilayah Sukhandariya, Uzbekistan, pada Sabtu 2 Mei 2026. Tampil pada urutan kedelapan setelah pembukaan resmi oleh Gubernur Sukhandariya, Ulugbek Berdikobilovich Kasimov, mereka membawakan lagu legendaris Jawa, “Caping Gunung”, yang selaras dengan lanskap pegunungan tempat festival berlangsung.

Salah satu peserta dari Yunani mengungkapkan kekagumannya terhadap penampilan tersebut. “Penampilan Ki Ageng Ganjur sangat unik dan eksotik. (Foto: Pus Info Ki Ageng Ganjur)
Baca Juga :
Ki Ageng Ganjur, Akan Tampil di Ajang International Folklore Festival 2026
Penampilan diawali dengan bowo yang syahdu oleh vokalis Chris Verani, menghadirkan suasana hening yang penuh nuansa mistis. Alunan gamelan yang lembut kemudian mengisi panggung, menghadirkan keunikan tersendiri di tengah ragam instrumen musik dunia. Dinamika pertunjukan mencapai puncaknya saat irama berubah menjadi gaya Sragenan yang enerjik, diperkuat oleh gerak tari ekspresif penari latar, Eci, yang menghidupkan atmosfer panggung dan mengundang tepuk tangan meriah dari penonton.
Salah satu peserta dari Yunani mengungkapkan kekagumannya terhadap penampilan tersebut. “Penampilan Ki Ageng Ganjur sangat unik dan eksotik. Kami sangat tertarik dengan perpaduan bunyi yang dihasilkan,” ujarnya. Bahkan, ketertarikan itu berkembang menjadi keinginan untuk menjalin kolaborasi lintas budaya dengan kelompok asal Indonesia tersebut, menandai terbukanya peluang kerja sama seni di masa mendatang.

Partisipasi Ki Ageng Ganjur dalam festival ini tidak lepas dari dukungan penuh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Uzbekistan. (Foto: Pus Info Ki Ageng Ganjur)
Keakraban lintas negara semakin terasa saat sesi jamuan makan malam. Atas permintaan panitia, Ki Ageng Ganjur kembali tampil membawakan lagu “Maumere”. Meski disajikan secara lipsync karena keterbatasan teknis, penampilan ini justru menciptakan suasana hangat dan penuh kegembiraan. Para tamu undangan dan delegasi dari berbagai negara turut menari bersama, merayakan kebersamaan dalam harmoni yang melampaui batas bahasa dan budaya.
Partisipasi Ki Ageng Ganjur dalam festival ini tidak lepas dari dukungan penuh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Uzbekistan. Tim KBRI memberikan pendampingan intensif selama rangkaian kegiatan berlangsung, termasuk persiapan konser lanjutan di Samarkand dan Tashkent. Kehadiran KBRI menjadi wujud nyata komitmen negara dalam mendorong diplomasi budaya, menjadikan seni sebagai jembatan yang mempererat hubungan antarbangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....